Home / Ekbis / Walikota Jeriko Ungkap Dua Hal Soal Seleksi Pimpinan Perusahan Daerah

Walikota Jeriko Ungkap Dua Hal Soal Seleksi Pimpinan Perusahan Daerah

332 Kali dibaca
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Menjelang akhir tugas tiga pimpinan perusahaan daerah Kota Kupang, yakni PDAM, PT. Sasando, dan PD Pasar maka Walikota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore telah memintah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang Bernadus Benu, SH untuk segera membentuk tim seleksi.

Hal ini dikatakan Jefri usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT siang tadi (25/1/2018).

Jefri yang akrab disapa Jeriko menyatakan perekrutan tiga pimpinan perusahaan daerah nantinya wajib memenuhi kriteria kreatif dan jujur.

“Pimpinan kreatif maka perusahaan tersebut tidak menjadi beban pemerintah, dan jujur berarti tidak ada perilaku koruptif karena spiritualnya kuat,” jelas Jeriko.

Walikota Kupang pertama yang pernah menolak penghargaan sebagai daerah indeks keuangan terbaik salah satu kampus karena diduga abal-abal ini, menyatakan bahwa pemimpin kreatif tahu akan problem utama daerah ini. Misalkan Direktur PDAM harus tahu bahwa Kota Kupang sering mengalami krisis air. Meskipun telah ada MoU bersama Kabupaten Kupang, bukan berarti Direktur-nya tidak kreatif.

“Akhir musim hujan penurunan debit air mencapai 20% dan saat musim kemarau mencapai 80% yang berdampak pada distribusi air ke pelanggan. Demikian juga perlu ada antisipasi terhadap kemungkinan air yang tercemar Eschericia coli maupun Salmonella. Pada intinya, pelanggan tidak sulit air dan pemerintah benar-benar hadir memenuhi kebutuhan air warga Kota Kupang,” ucap Jeriko.

Lanjut Walikota sidak ini juga, demikian nantinya pimpinan PT.Sasando, harus mampu mendatangkan keuntungan untuk PAD Kota Kupang. PT Sasando dari tahun ke tahun hampir 100% sahamnya adalah milik pemerintah Kota Kupang namun perusahaan tersebut sering merugi. Perlu usaha kreatif untuk bisa menutup kerugian-kerugian PAD selama ini yang sebenarnya bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat.

Jeriko juga menyatakan terkait pengelolaan PD Pasar. Selama ini PD Pasar cenderung berorientasi pada retribusi saja belum pada pengelolaan dan penumbuhan ekonomi kreatif. Pasar yang becek dan kotor, pedagang yang semrawutan, pengelolaan area dan lahan jual yang belum baik menjadi masalah utama yang harus diselesaikan. Jika ada kreatifitas maka pasar akan baik dan nyaman bagi penggunanya.

Selain kreatif, jujur itu sangat penting. Pimpinan yang jujur akan berorientasi pada manajemen dan transparansi. Pengelolaan keuangan pun akan benar dan tepat penggunaannya.

“Pimpinan yang tidak jujur sudah pasti perusahaan tersebut tidak akan sehat,* tutup Jeriko.

Sekda Kota Kupang Bernadus Benu yang ditemui di Balai Kota membenarkan akhir masa jabatan tiga pimpinan perusahaan daerah Kota Kupang adalah tahun ini. Pemkot Kupang melalui dirinya sebagai Ketua Tim Seleksi telah mengirimkan surat ke Perguruan Tinggi Unwira, Undana, dan STIE Matonis untuk membentuk tim seleksi. Hasilnya akan segera dilaporkan ke Walikota untuk mengambil keputusan.

Pito Atu

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini