Home / Tips & Kesehatan / Walikota Kupang Ikut Bersihkan Sampah Saat Hujan

Walikota Kupang Ikut Bersihkan Sampah Saat Hujan

179 Kali dibaca
IMG-20181112-WA0030

Bagikan Halaman ini

Kota Kupang, penanusantara.com – Hujan deras yang di sertai angin kencang menghantam kota Kupang, pada Minggu (11/11) siang kemarin sehingga membuat air tergenang hingga pohon tumbang.

Seusai hujan, Walikota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore turun memantau setiap sudut kota Kupang yang tergenang banjir hingga membantu petugas dinas kebersihan yang mengangkat sampah dan lumpur yang berserakan di jalan El Tari 1 KotaKupang.

Seperti yang terlihat melalui fanpage pribadi orang nomor satu di Kota Kupang ini (Jefri Riwu Kore / Jeriko), dirinya tanpa enggan-enggan membantu bawahan yang bertugas di dinas kebersihan.

Jeriko sapaan akrab Jefri Riwu Kore memegang sapu dan sekop dan dirinya pun langsung membantu mengangkut lumpur dan sampah yang berserakan di jalan tersebut.

Sampah-sampah yang meluap ke jalan El Tari samping Polda NTT tersebut merupakan sampah warga yang sengaja dibuang sembarang lalu terperangkap ke dalam drainase hingga meluap ke badan.

Sebelumnya, tepat pada 26 Oktober 2018 melalui akun media sosial (Fanpage Facebook/sobat jeriko), mantan anggota DPR RI dua periode ini telah menghimbau masyarakat, lurah, RT/RT serta tokoh masyarakat untuk membantu memperhatikan kebersihan lingkungan terutama sampah-sampah di setiap drainase.

Seusai memantau kenangana air hujan di setiap sudut jalan umum di Kota Kupang, kepada media Jeriko mengatakan bahwa Kota Kupang sebenarnya tidak bisa terjadi banjir apabila setiap saluran drainasenya tidak di penuhi sampah-sampah.

“Di sepanjang saluran drainase banyak sampah yang menyumbat air hujan yang seharusnya mengalir ke kali atau tempat lebih rendah,” ujar Jeriko.

Sampah-sampah tersebut menurutnya adalah sampah warga yang sengaja membuang sampah dengan sembarang.

“Kami selalu menghimbau agar membuang sampah ke tempatnya, tapi masih banyak yang sengaja buang sampah sembarang, ketika hujan begini kami pemerintah yang selalu di salahkan, ya sudah kami terima itu, kedepannya kami akan mengawasi ini dengan baik,” ungkapnya

Lebih lanjut katanya, Pengawasan masalah sampah di Kota Kupang kini bukan menjadi tugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan melainkan tugas dari setiap pimpinan organisasi perangkat daerah di Kota Kupang serta ASN lainnya.

“Cara ini kita akan menyadarkan masyarakat, bahwa pemerintah lagi bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kemajuan kota Kupang, kalau pimpinan OPD atau ASN lainnya melihat sampah berserakan silahkan di foto lalu diberitahu ke dinas kebersihan, atau meminta masyarakat bersama-sama untuk sampah tersebut,” tuturnya.

Dirinya juga akan meminta setiap pimpinan OPD untuk membantu memantau setiap sudut kota Kupang yang tergenang banjir dan sampah seusai hujan.

“Pimpinan OPD lainnya harus turun lapangan, pantau setiap sudut kota Kupang, kalau ada hujan dan banjir silakan di bantu”, harapnya (*/AN)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini