Home / Daerah / Yayasan Elang Bangsa Berkomitmen Ciptakan Tamatan Elanus Berbasis Lapangan Kerja

Yayasan Elang Bangsa Berkomitmen Ciptakan Tamatan Elanus Berbasis Lapangan Kerja

119 Kali dibaca
IMG-20180917-WA0010

Bagikan Halaman ini

Ruteng, penanusantara.com – Di hari lahir SMK Elanus ke 8, Yayasan Elang Bangsa berkomitmen untuk menciptakan tamatan yang berbasis lapangan kerja.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Elang Bangsa Felix Ahas menyampaikan Output Elanus siap terjun di lapangan kerja.

Dihadapan para undangan, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai, Kepala Dinas Sosial, Rafael Ogur dan Kepala Bagian Sosial Felix mengakui bahwa pihaknya sementara melakukan pembenahan dari aspek managemen pembendaharaan, Guru dan para Siswa.

Direktur Bandung Utama Group itu berjanji, pada tahun yang kedua akan menciptkan 5 Wirausaha mudah dari Elanus.

Sejauh ini kata Felix siwa-siswi kelas 3 Elanus magang di Minimarket dan Apotek.

“Para siswa melatih berwirausaha selama 3 sampai 6 jam. Bagi siswa yang tidak melanjutkan ke Perguruan Tinggi (PT) jangan cemas karena mereka sudah dilatih untuk terjun ke dunia kerja,” jelasnya, Sabtu, 15 September 2018.

Ia menambahkan SMK Elanus memiliki beberapa jurusan yakni jurusan Farmasi, Keperawatan dan saat ini sementara dibentuk jurusan tata busana.

Yayasan Elang Bangsa ini memiliki niat untuk membangun sejumlah Apotek K2 24 Jam di wilayah kabupaten Manggarai.

Tunjuan pembangunan Apotek itu ungkap Felix untuk menampung output dari SMK Elanus.

“Yayasan ini pun siap membantu siswa untuk menciptakan lapangan pekerjaan,”
tutur Felix

Sementara sambutan Bupati Manggarai yang di wakili Kadis Sosial Rafael Ogur menuturkan para Guru harus mempersiapkan dengan baik sesuai dengan bidangnya dalam mendidik siswa-siswi Elanus.

“Dengan harapan SMK Elanus dapat menghasilkan siswa yang memiliki kogniktif, afektif dan psikomotorik,” papar Rafael

Kerjasama ini kedepannya jelas Rafael, harus tetap berjalan baik dengan pemerintah, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Ia berharap jurusan tata busana sangat dibutuhkan agar industri tenun kita  bangkit.

“Kehadiran Elanus akan menjadi situasi yang baru di Manggarai,” katanya

Rafael meminta agar para Guru memantau Pendidikan dan kehidupan kemasyarakatan siswa.

Untuk diketahui Yayasan Elang Bangsa memimpin SMK Elanus sudah 2 bulan yang lalu. Namum sejumlah perubahan yang nampak saat ini misalnya pembangunan asrama putra dan putri di sekitar sekolah.

Selain itu SMK ini pernah mendapatkan juara 1 tingkat propinsi NTT 1 pada bidang Faramasi.

Jursan yang membedakan dengan SMK lainnya adalah tata busana yang bisa mengembangkan produk lokal.
Fasilitas dan tenaga busana sudah disiapkan.

Fasilitas pendukung yang tersedia saat ini meliputi Mesin, gedung sekolah asarama, laboratorium dan
Jumlah tenaga pengajar sebanyak 18 orang.

Kons Hona, Pito Atu

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini