ASN Berseragam Partai NasDem, Kepala BKPP Belu : Saya Akan Cek

  • Whatsapp
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Belu Anton Suri yang dikonfirmasi media ini, terkait adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara ( ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu mengenakan pakaian Partai Nasdem.

Melalui Pesan Whatsapp dirinya menyampaikan bahwa akan mengecek ASN tersebut.

Read More

banner 300250

“mlm pak. nanti saya cek dulu. mksh atas infonya,” ujarnya melalui pesan Whatsapp Rabu 23 Oktober 2019 malam.

Ia mengaku bahwa dirinya sedang berada di luar daerah, sehingga sepulangnya nanti akan di cek.

Terpisah, ASN bernama facebook Yan AB Junior yang diminta konfirmasinya mengatakan bahwa Baju NasDem tersebut terjual Bebas.

“Baju tu org Jual Bebas Bang.. Mau komfrmasi sbntar ktmua sya,” ujarnya kepada penanusantara melalui pesan mesengger, Kamis, 24 Oktober 2019.

Melalui pesan mesengger, Yan AB Junior juga mengatakan bahwa foto dirinya mengenakan baju seragam partai NasDem merupakan foto lama dan dirinya juga mempertanyakan kepada wartawan kenapa baru dipublikasi sekarang.

“Dan iru fto lama sdh brpa tahun lalu.. Knapa baru ecpose skrg,” pesannya.

Diberitakan sebelumnya, Ada Seorang Pria di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur berpakaian aneh bin ajaib. pasalnya pria yang diketahui adalah salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara ( ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Belu mengenakan pakaian Partai Nasdem.

PNS berinisial YB tersebut mengenakan baju kemija berwarna biru berlogo Partai Nasdem diunggah di media sosial facebook atas nama Yan AB Junior pada tanggal 01 Mei 2019 pada pukul 9.59 PM WITA.

Ket Foto : Screnshoot Profil Facebook Yan AB Junior.
Ket Foto : Screnshoot Profil Facebook Yan AB Junior.

Postingan dengan mengenakan seragam partai tersebut mendapat respon pengguna media facebook yang cukup banyak serta banyak pula yang menyinggung soal baju partai yang ia kenakan.

Namun hal tersebut dianggap biasa serta tidak ada pula teguran dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Belu serta Bupati dan Wakil Bupati Belu sebagai Pimpinam Daerah sehingga hal itu dibiarkan begitu saja.

Tentu hal ini tidak diperkanankan oleh Aturan atau tidak terikat ketentuan asas netralitas terkait politik praktis seperti pemilu dan Pilkada serta kegiatan-kegiatan politik lainnya. (pito)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *