Bank NTT Gelar Kompetisi Custume Carnival dan Kompetisi Tarian Etnik Kontemporer

  • Whatsapp
Kostum Carnaval dari Sumba Timur Motif Mamuli dan Burung Kaka Tua
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Bank NTT menyelenggarakan Penjurian Kompetisi Traditional Custome Carnival dan Kompetisi Tarian Etnik Kontemporer Program Ramai Skali Bank NTT, di Alun-Alun Kota, Kelapa Lima pada, Sabtu, (15/10/2022) lalu.

Para peserta Custume Carnival dan Kompetisi Tarian Etnik Kontemporer menampilkan berbagai macam corak dan motif serta desain yang menarik dari kostum yang digunakan. Bentuk dan desain kostum yang digunakan memberikan gambaran keberagaman yang ada di Nusa Tenggara Timur (NTT) perpaduan motif dalam satu desain juga menggambarkan kebersamaan di NTT.

Read More

banner 300250

Para peserta Custume Carnival dan Kompetisi Tarian Etnik Kontemporer berasal dari beberapa kota dan kabupaten di NTT.

Penampilan dari para peserta tersebut disaksikan ribuan mata penonton yang terpukau dengan penampilan dari para peserta yang tampil dengan maksimal.

Menurut Gloria Kezia Jonathan salah satu peserta lomba pameran tradisional Costum Carnaval asal kota Waingapu Sumba Timur mengungkapkan sangat senang dan berterima kasih karena lewat kesempatan yang di berikan Bank NTT dia bisa mengikuti lomba ini.

Gloria mengungkapkan, ini yang pertama kali dia mengikuti pameran tradisional Costum Carnival di Kota Kupang. Sedangkan di Sumba dia pernah mengikuti Fashion Show dan Model sudah berulang kali.

Kostum Mamuli yang digunakan dengan sayap dan mahkota burung kaka tua lumayan berat. Berat kostum yang dikenakan Gloria kurang lebih 8 (delapan) kilo.

“Kostumnya berat saya takut saya jatuh tapi puji Tuhan saya bisa menampilkan yang terbaik. Berat kostumnya bisa mencapai 8 (delapan) kilo. Mamuli beratnya 2 (dua) Kilo sedangkan sayap 6 (enam) Kilo,” ungkap Gloria saat di temui di belakang panggung usai tampil.

Selain itu Gloria menjelaskan alasan ia menggunakan Mamuli sebagai motif kostum yang digunakan karena Mamuli di Sumba dianggap sebagai tanda penghormatan dan simbol penghargaan bagi seorang perempuan, serta mamuli gambaran rahim dimana rahim itu awal kehidupan dari seorang pahlawan bagi perempuan maupun laki-laki sehingga perempuan dan laki-laki dianggap setara atau sejajar.

Sarung Kawuru Sumba yang dimodif menjadi gaun untuk melengkapi kostum yang digunakan Gloria. Sarung Kawuru digunakan para wanita Sumba saat menghadiri acara adat baik duka maupun suka cita.

Menurut Gloria dia menggunakan Mamuli dan sayap serta mahkota burung Kaka Tua karena mahkota atau kepala burung kaka tua di gambarkan sebagai suara masyarakat NTT melalui Bank NTT, sedangkan sayap menggambarkan bagaimana kita bisa terbang bersama Bank NTT.

Laporan : Frengki Ladi

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *