“Biskuit Koil” dan “Weol”Ala Desa Ngampang Mas Warnai Stan Pameran BPMD Matim

  • Whatsapp

Borong, penanusantara.com – Biskuit yang diolah dengan bahan dasar ubi kayu, lazim disebut koil oleh warga Manggarai Timur (Matim) dan Weol tempat pajang souvenir dan benda berharga dalam rumah, bisa juga dipakai untuk menyimpan berkas yang turbuat dari kulit bambu hutam menjadi pajangan utama di stan milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Manggarai Timur (BPMF).

Staf BPMD Matim, Liber Sarbidin kepada penanusantara.com mengaku, produk lokal buatan Masyarakat Desa Ngampang Mas ini sengaja dipamerkan untuk mempublikasikan karya lokal kepada pengunjung.

Read More

Dia menjelaskan, produk ini seharusnya punya nilai estetika tinggi jika saja sanggup dilihat oleh orang banyak.

“Ini hasil olahan masyarakat Desa Ngampang Mas, mereka luar biasa. Setidaknya hasil karya mereka dikembangkan sebagai potensi lokal yang nantinya bisa mendongkrak ekonomi masyarakat,” ujar Sarbidin (09/09/17).

Selain dua produk lokal ini, kepada pengunjung juga dijelaskan soal pengelolaan Dana Desa agar lebih tranparansi bagi masyarakat.

Ronis Natom, Pito Atu

Komentar Anda?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *