BK DPRD Lembata Gelar Rapat Internal Kasus Perzinahan GR, Ini Hasil Sementara

  • Whatsapp
Ketua Badan Kehormatan DPRD Lembata, Paulus Makarius Dolu
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Dugaan Perzinahan yang dilakukan oleh oknum Anggota DPRD Lembata Gabriel Raring (GR) bersama Istri orang kini telah dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Lembata.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Lembata, Paulus Makarius Dolu mengakui pihaknya telah menggelar Rapat Internal, menindaklanjuti disposisi Ketua DPRD Lembata Petrus Gero.

Read More

banner 300250

Menurut Dolu, Pihaknya telah merekomendasikan ke Sekretariat agar berkordinasi dengan pengadu untuk melengkapi sesuai pengaduan peraturan DPRD Lembata nomor 2 tahun 2020 tentang Tata Beracara Badan kehormatan DPRD Kabupaten Lembata pasal 12 berupa kronologis kejadian alasan pengaduan dan bukti serta saksi dalam waktu 7 hari setelah pengaduan diterima.

“Kmarin (kemarin.red) sdh (sudah.red) ada rapat internal BK menindaklajuti disposisi Ketua DPRD terkait Laporan dr (dari.red) Pengadu Direkomendasikan ke sekretariat agar berkoordinasi dengan pengadu untuk melengkapi Pengaduan sesuai peraturan dprd lembata nmr 2 thn 2020 tentang Tata beracara Badan kehormatan dprd kabupaten lembata pasal 12 berupa kronologis kejadian alasan pengaduan dan bukti serta saksi dlm waktu 7 hari setelah pengaduan diterima,” katanya melalui pesan Whatsapp, Rabu 01 Desember 2021.

Terpisah, Pengamat Hukum Pidana Universitas Katolik Widya Mandiri Kupang Mikhael Feka, Senin 29 November 2021 lalu mengatakan, Perbuatan yang dilakukan oleh oknum Angota DPRD Lembata GR tersebut termasuk delik perzinahan sebagaimana diatur dalam Pasal 284 KUHP dengan ancaman 9 bulan penjara.

Menurut Feka, Dugaan tidakan itu apalagi dengan perempuan yang sudah bersuami.

“Apalagi dengan perempuan yang sudah bersuami,” ujarnya.

Untuk itu, menurutnya Polres Lembata harus menaruh perhatian atas Laporan Polisi tersebut.

“Delik zina merupakan delik aduan maka perlu ada LP. Dalam kasus ini sudah ada LP dari suami perempuan selingkuhan anggota dewan tersebut,” jelasnya.

Dengan demikian Polisi harus segera menindaklanjuti LP tersebut. Pelaku adalah Wakil rakyat yang seharusnya menjadi contoh dalam masyarakat namun sebaliknya malah melakukan tindakan amoral dan melanggar hukum.

Diberitakan sebelumnya, oknum anggota DPRD Lembata GR ini dilaporkan ke polisi atas dugaan perzinaan. GR dipolisikan karena diduga berselingkuh dengan istri orang lain.

GR diduga berselingkuh dengan seorang istri seorang aparatur sipil negara (ASN). GR, yang merupakan politikus PDIP, mendatangi rumah wanita bersuami tersebut.

Keduanya lalu diduga bercinta di kamar mandi rumah wanita berinisial NN tersebut. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Lewoleba Tengah, Nubatukan, Lembata, pada Kamis (25/11/2021) sekitar pukul 00.30 Wita.

Aksi NN dengan GR dipergoki pria berinisial D, yang merupakan suami NN.

Suami NN lalu melaporkan dugaan perzinaan tersebut ke pihak Kepolisian Resort Lembata, 27 November 2021 dengan dengan nomor laporan Polisi LP/B/127/XI/2021/SPKT/RES LEMBATA/POLDA NTT. (*pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *