BPBD Malaka “Buta” Terhadap Para Nelayan dan Pembudidaya Ikan Bandeng

  • Whatsapp
Ketua Pospera Kabupaten Malaka, Paskalis Wendelinus Nahak saat diskusi bersama para nelayan
banner 468x60

Betun, penanusantara.com –  Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Malaka menyoroti serius bencana Seroja tanggal 4 april tahun 2021 lalu. tidak hanya saja menghancurkan rumah rumah warga, namun ada juga para nelayan tradisional beberapa pesisir mendapat dampak yang cukup parah, dampak tersebut merusak perahu serta alat tangkap mereka, hingga sebagian nelayan kehilangan perahu yang terbawah banjir.

Ketua Pospera Kabupaten Malaka, Paskalis Wendelinus Nahak  dengan tegas mengatakan, tidak cuman itu, dampak yang sama dirasakan juga oleh para pembudidaya ikan bandeng hingga mengakibatkan kerusakan tambak dan kehilangan banyak ikan peliharaan mereka sehingga mengakibatkan kerugian yang cukup banyak.

Wendi menjelaskan Pada tahun 2022, baru-baru ini dari pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang menangani langsung urusan bencana, telah merealisasikan bantuan rumah rusak berat, sedang dan ringan di beberapa titik terparah bencana seroja tahun 2021 kemarin.

Namun sayangnya kepala BPBD Kabupaten Malaka buta mata nya, sehingga bantuan seroja tersebut luput terhadap para nelayan dan pembudidaya ikan bandeng.

“harusnya dalam data korban bencana seroja yang di ajukan ke pemerintah pusat dapat merekomendasikan juga para nelayan tangkap dan pembudidaya ikan bandeng yang mengalami langsung dampak seroja,” katanya di Betun, Jumat (17/6/2022).

Menuurt Wendi, sudah ada rapat kordinasi tim relawan yang hadirnya juga oleh pospera malaka, rapat kordinasi tersbut dipimpin langsung Pj. Bupati Kabupaten Malaka, Viktor Manek bersama seluruh kepala dinas yang menjadi kordinator tim setiap desa.

Rapat tersebut terkait penyesuaian data tentang kerusakan dan korban yang bertempat di dekenat malaka namun semua itu hanya rapat omong kosong yang tidak menghasilkan apa apa.

Untuk itu, pihaknya minta agar kepala BPBD Kabupaten Malaka segera meninjau kembali data-data korban bencana seroja dengan memperhatikan nasib para nelayan tangkap dan pembudidaya ikan bandeng di Desa matain , desa fahiluka, desa lawalu, desa railor, desa naimana, desa suai dan desa kletek, masing-masing di Kecamatan Malaka Barat. (ds)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *