Bupati Belu Ajak Kopdit Swasti Sari Berdayakan Masyarakat Belu

  • Whatsapp
Pose bersama Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM disaksikan General Manager Kopdit Swasti Sari, Johanes Sason Helan, Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari, Asterius David Daki
banner 468x60
Atambua, penanusantara.com – Demi mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM berharap Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari dapat bekerjasama dan tumbuh bersama pemerintah untuk memberdayakan masyarakat Belu sehingga menjadi sehat, berkarakter dan kompetitif. Hal ini disampaikannya dalam acara pengresmian Kantor Kopdit Swasti Sari cabang Atambua, Sabtu (19/6/2021).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM didampingi Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM disaksikan General Manager Kopdit Swasti Sari, Johanes Sason Helan, Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari, Asterius David Daki, Kepala Kantor Cabang Atambua bersama staf serta undangan yang hadir.
Bupati Belu dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas hadirnya Kopdit Swastisari di Kabupaten Belu.
“Saya atas nama Pemerintah menyampaikan selamat kepada Kopdit Swasti Sari yang telah membuka cabang baru di Kabupaten Belu. Dari visi, misi, velue yang disampaikan sangat baik. Saya melihat koperasi ini tumbuh, berkembang dan berfungsi untuk memberi manfaat kepada masyarakat,” ungkap dr. Taolin Agustinus.
Lanjut Bupati Belu, dirinya gembira karena Kopdit Swasti Sari memiliki visi yang mandiri dan bebas dari unsur politik serta searah dengan visi Pemerintah saat ini.
“Kita saat ini menuju ke masyarakat Belu yang mandiri. Visi kami adalah mewujudkan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif. Sehat tidak hanya sehat fisik saja, namun sehat disegala sektor, sehat pemerintahan, sehat orangnya, sehat birokrasinya, sehat pertanian, sehat infrastruktur, sehat peternakan, sehat keluarga, sehat pendidikan dan semuanya,” terang Bupati Belu.
Bupati Belu juga menyampaikan bahwa pada pemerintahan yang saat ini dinahkodai oleh dirinya dan Wakil Bupati akan rutin melakukan pengecekan di segala sektor mulai dari perencanaan, konsep, indikator kinerjanya sampai pada pelaporan sehingga segala sesuatu yang dilakukan terukur dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Bupati Belu berpesan agar dalam memberikan pelayanan dilakukan dengan tulus dan ikhlas. Menurutnya sesuatu hal positif yang dilakukan berulang-ulang dengan tulus dan ikhlas akan menjadi jalan hidup yang baik (red:Way of life).
Terkait kredit, Bupati juga menegaskan untuk tidak menjadi rentenir, namun harus menciptakan jalan keluar bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kita akan dukung supaya masyarakat Belu kalau bisa menjadi anggota disini. Saya senang karena Kopdit Swasti Sari menawarkan sesuatu nilai tambah untuk kemandirian masyarakat Belu. Silahkan buat rencana dan lain-lain untuk pembangunan wilayah ini, kami pemerintah berada dari belakang, jika ada kesulitan diberitahukan,” ujar Bupati Belu.
Diakhir sambutan, Bupati Belu menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Belu untuk berhati-hati dan disiplin menerapkan 5M yakni, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.
“Saat ini terdapat 37 orang yang dikonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu dan telah dilakukan isolasi, serta tim sedang melakukan tracking terhadap keluarga dan orang-orang yang melakukan kontak. Hati-hati, lindungi diri dengan perketat 5M yakni, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Pakai masker saat berbicara, kita bersama-sama berjuang untuk Belu ini aman,” pesan Bupati Belu menutup sambutannya.
General Manager Kopdit Swasti Sari, Johanes Sason Helan dalam laporan menyampaikan bahwa Kopdit Swasti Sari telah beroperasi di Kabupaten Belu kurang lebih empat tahun. Dalam kurun waktu tersebut, jumlah anggota mencapai kurang lebih 3000-an dengan asset kurang lebih 40 miliar.
Sason Helan juga melaporkan bahwa Kopdit Swasti Sari berdiri berdasarkan kajian yang matang dan dananya murni milik anggota.
“Kita memiliki empat kajian dalam berekspansi yakni melakukan survey pasar, kemudian dilanjutkan dengan memiliki fasilitas pendukung, memiliki SDM, dan memiliki perubahan,” paparnya.
Untuk diketahui, usai melakukan pengresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, Bupati dan Wakil Bupati Belu didampingi General Manager Kopdit Swasti Sari, Ketua Pengurus Kopdit Swastisari, serta Kepala Kantor Cabang Atambua meninjau gedung kantor. (prokompimbelu)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *