Bupati, Wabub dan Forkopimda Sumba Timur Tinjau Penerapan PPKM Level IV

  • Whatsapp
Bupati Sumba Timur Khristofel Praing dan jajaran Forkopimda meninjau penerapan PPKM LEVEL IV di wilayah pasar inpres Matawai dan pasar inpres Km 4 Sumba Timur
banner 468x60

Waingapu, penanusantara.com – Untuk memastikan pelaksanaan PPKM Level IV berjalan optimal di masyarakat, Bupati Sumba Timur Khristofel Praing bersama Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu, Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono, Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto dan jajaran Forkopimda meninjau langsung penerapan PPKM Level IV di wilayah pasar inpres Matawai dan pasar inpres Km 4 Sumba Timur, Selasa (27/07/2021).

Peninjaun itu dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur, sesuai dengan aturan Pemerintah Pusat mulai 26 Juli hingga 08 Agustus 2021 tentang memberlakukan PPKM Level IV.

Read More

banner 300250

Pemberlakuan ini dilakukan sebagai upaya memutus penyebaran virus Covid-19 mengingat kasus penyebaran Covid-19 di wilayah Sumba Timur cukup meningkat.

Berdasarkan pantauan masih ditemukan beberapa pengunjung pasar dan penjual yang tidak menggunakan masker, dan langsung di himbau untuk menggunakan masker.

Bupati Sumba Timur Khristofel Praing mengatakan, Untuk pengawasan selanjutnya akan ditempatkan TNI, POLRI dan Pol PP selama 24 jam dan akan berpatroli setiap jamnya untuk memastikan para pengunjung pasar dan para pengguna pasar selalu menggunakan masker dan mentaati protokol Kesehatan. Ketika di tanya terkait saksi untuk yg melanggar.

“Kita masih melakukan tindakan persuasif, kita yakin masyarakat masih mau mentaati, tapi pada level tertentu tentu harus ada tindakan tegas sebagai efek jera,” ujar KP.

Selain itu Khristofel Praing juga berharap agar masyarakat mentaati protokol kesehatan, karena ini bukan hanya tugas TNI Polri dan pemerintah tapi ini menjadi tugas bersama, semua masyarakat harus mengambil peran, hanya dengan begitu semua bisa melawan pandemi covid ini.

Terkait penempatan personil gabungan, Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Czi.Dr. Dwi Joko Siswanto, mengatakan pihaknya sudah melakukam kordinasi dengan pihak Polres dan Pol PP.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polres dan Pol PP, kita akan tempatkan personil di beberapa titik, salah satunya di Pasar Inpres selama 24 jam agar masyarakat yang ada di sini kegiatan ekonomi tetap berjalan, tetapi karena ini di masa pandemi tentunya kita harus menghimbau dan meminta masyarakat agar mentaati protokol kesehatan. Kemudian di titik perbatasan baik itu Sumba Tengah dan Sumba Timur dan beberapa titik penyekatan yang lain seperti Terminal, Pelabuhan dan Bandara kita juga tempatkan personil, agar bisa mencapai target dalam waktu 2 minggu angka covid 19 di Sumba Timur bisa turun,” jelasnya.

Sementara itu Kapolres Sumba Timur AKBP Handrio Wicaksono, menegaskan bahwa untuk penyekatan ada 5 titik, di Bandara, Pelabuhan Pelni, Pelabuhan Ferry Kanatang, Lewa dan Hahar.

“Di titik-titik tersebut ditempatkan personil TNI, POLRI dan Pol PP dengan pola, bagi warga dari Sumba Tengah yang akan masuk ke Wilayah Sumba Timur harus bisa menunjukkan surat vaksin minimal tahap pertama dan antigen. Kapolres juga berharap supaya kita semua mendukung kebijakan pemerintah, agar angka covid di wilayah Sumba Timur bisa turun,” tegas Handrio. (*tms)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *