BUS SG dan Paris Indah, Rute Atambua – Kupang Dilempar OTD, Polisi Diminta Bertindak

  • Whatsapp
BUS Sinar Gemilang, tujuan Atambua-Kupang, kaca samping kanan yang pecah dilempar OTD di Kimbana.
banner 468x60

Kupang, penanusantara.com – Kejadian pelemparan batu ke bus yang melintas memang sering terjadi di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelemparan batu ini menyebabkan kerugian seperti kaca pengemudi retak atau kaca bagian samping yang pecah.

Read More

banner 300250

Perilaku seperti ini sangat berbahaya karena bisa melukai orang yang berada di dalam bus.

Pelemparan batu ini biasanya terjadi di daerah lintas Jalan Kupang-Atambua, bahkan, Minggu, 20 Jni 2021 malam ini kejadian di Bilangan Jalan Raya Dusun Leoruas (km.16), Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat.

Bus Sinar Gemilang rute Atambua – Kupang dengan nomor polisi DH 7253 EB diserang kelompok orang tak dikenal (OTD).

Informasi yang dihimpun media ini, Bus Sinar Gemilang yang dikendarai oleh Eman itu melaju dari Kota Atambua menuju Kupang. Namun, ketika tiba di tempat kejadian perkara (TKP), bus itu dihadang empat orang tidak dikenal.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.00 wita atau jam 8 malam tepatnya melewati cabang Manumean.

“Kejadian sekitar jam 8 lewat di Lewat cabang Manumean, lewat book sawah itu dan mengakibatkan kaca picah,” ujar Eman yang merupakan sang Sopir Bus Sinar Gemilang.

Sementara Pelakunya diduga empat orang anak muda. diduga dua anak muda berhasil ditangkap dan telah diserahkan ke Polsek Haliluik.

“2 orang kita tangkap. mereka sebenarnya 4 orang, 2 lari ikut dalam sawah dan 2 orang ikut jalan, 2 orang ikut jalan kita tangkap dan bawah ke Polsek Halilulik,” jelasnya, melalui telepon.

Untuk itu, Eman berharap pihak Kepolisian segera bertindak dan para pelaku diminta agar bertanggungjawab atas perbuatan mereka.

Di waktu yang hampir sama juga dialami Sius, Sopir Bus Paris Indah dengan nomor polisi DH 7189 EB yang mana Bus yang dikenderainya dilempar oleh orang tidak dikenal di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang sama. Akibatnya Bus tersebut juga mengalami kerusakan pada kaca di bagian kanan yang picah.

Sius sendiri meminta hal ini ditindaklanjut. pasalnya kejadian seperti ini sering dialami oleh para sopir Bus yang melintas jalan itu.

Bus Paris Indah yang dilempar OTD

Kapolsek Tasifeto Barat, IPTU Muardi yang dikonfirmasi media ini, Senin 21 Juni 2021 membenarkan adanya kejadian pelemparan mobil Bus, namun menurut Kapolsek Pelemparan itu terjadi di sebelah kanan, sementara kedua orang yang diduga pelaku berada di sebelah kiri.

“Mereka lari bukan karena takut dengan persoalan itu tetapi, Pak Kepala Sekolah punya anak panggil mereka cepat karena moto GP sudah mulai, jadi itu yang mereka lari karena mau nonton itu GP, Lalu sopirnya keluar dia (sopir red.) berpikir orang yang lempar di sebelah kanan, mereka ini posisi mereka dua di sebelah kiri, lari karena mau nonton itu moto GP,” ujar Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, kejadian semalam juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Kimbana untuk meluruskan persoalan ini.

Menurutnya sampai sekarang juga sopir belum membuat laporan tertulis karena usai dari Polsek Halilulik sopir buru-buru karena mengantar penumpang ke Kupang, untuk itu persoalan ini sementara pihaknya lidik dulu. (pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *