Conterius Seran Kembali Menangkan Perkara Barang Pusaka Umatalas

  • Whatsapp
Kuasa hukum Melkianus Conterius Seran
banner 468x60

Betun, penanusantara.com – Putusan Perkara Barang Pusaka yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Atambua dengan nomor: 31/Tdtg/2021/PN Atambua, dimenangkan oleh Alfonsius Kehi dkk, kemudian banding menang lagi di PT. Kupang dengan putusan tertanggal 20 April 2022 dengan nomor: 40/PDT/2022/PT. Kupang, dan pihaknya selalu optimis perkara ini akan tetap menang di Kasasi yang sudah ada pernyataan oleh pihak penggugat ke Mahkamah Agung.

Hal ini disampaikan oleh Kuasa hukum Melkianus Conterius Seran saat menjelaskan permohonan banding yang dimohonkan oleh Pembanding semula Penggugat dalam hal ini yang dikalahkan di PN Atambua, sudah pada putusan perkara banding. dan putusan banding itu tetap dimenangkan oleh Alfonsius Kehi dkk.

Read More

banner 300250

Salah satu pertimbangan hukum dari pengadilan Tinggi Kupang menguatkan atau mendukung putusan PN Atambua, salah satu alasannya itu, putusan PN Atambua itu sudah tepat dan benar menurut hukum.

“Dan tidak ditemukan adanya kekeliruan hakim judex factie dalam memutuskan perkara itu, jadi putusan judex factie PN Atambua itu sudah tepat dan benar, ” ujarnya.

Segala sesuatu terbuka dan terungkap di persidangan baik bukti surat dan keterangan saksi itu sudah dipertimbangkan menurut asas keseimbangan dan juga sudah dipertimbangkan menurut asas audi et alteram partem yaitu kedua belah pihak didengar dan diperhatikan hak-hak hukumnya.

Maka menurut hukum judex factie Pengadilan Tinggi Kupang mengambil alih semua pertimbangan hukum itu untuk dijadikan pertimbangannya sendiri, dan menolak banding yang dimohonkan oleh pembanding semula penggugat yaitu Marlina Kolo, Dkk.

Untuk diketahui proses kasus sebelumnya itu di PN Atambua, penggugat mendalilkan bahwa barang- barang pusaka itu adalah milik suku Umatalas’ bukan milik Raja Wilhelmus Leki dan ternyata dipersidangan telah terbuka dan terungkap fakta, bahwa penggugat sendiri tidak mampu membuktikan, apakah barang pusaka yang disengketakan itu milik pribadi penggugat ataukah milik Suku Umatalas’ ini yang sama sekali tidak terbukti.

Kemudian penggugat Marlinda Kolo dkk. Tidak mampu membuktikan secara terperinci bagaimana hubungan hukum Penggugat dengan mendiang Raja Ignasius Bere Leki yang notabenenya dikatakan ketua Suku Umatalas’ ini sama sekali tidak terbukti.

“Dan keterangan saksi dari merekapun tidak bersesuaian dan saling bertentangan satu sama lain maka menurut hukum peraturan perundang undangan dan pendapat para ahli, kalau ada pertentangan maka keterangan itu tidak bisa dijadikan dasar atau rujukan untuk mengambil keputusan,” jelasnya.

Oleh karena itu ada beberapa bukti terutama bukti tertanda P1.2 dan bukti P.1.3 yang menyangkut surat keterangan yang ditandatangani oleh ketua Suku itu dikesampingkan, karena orang yang membuat surat keterangan itu tidak pernah hadirkan oleh pihak Penggugat untuk memberikan keterangan dipersidangan.

Sehingga dalam putusan PN Atambua itu hakim menolak seluruh dan segenap dalil gugatan yang yang diajukan oleh pihak penggugat karena tidak terbukti secara keseluruhan.

Sehingga tidak puas dengan keputusan itu, para penggugat I maupun II mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Kupang.

“Ternyata dalam prosesnya PT. Kupang menyetujui dan sependapat dengan pertimbangan hakim di PN Atambua oleh karena itu kita menang di dua tingkatan peradilan ini baik Pengadilan Negri Atambua maupun Pengadilan Tinggi Kupang,” ungkap Seran.

Advokat asal Malaka ini pun menambahkan pihak penggugat itu, di pihak yang kalah yang merasa tidak puas itu yang akan melakukan upaya hukum, yang akan digunakan itu adalah upaya hukum Kasasi ke Mahkama Agung, dan sampai hari ini sudah dinyatakan kasasi oleh pihak Penggugat.

“Pihak penggugat, sudah lakukan upaya hukum Kasasi pernyataan sudah ada tertanggal 28 Mei 2022 dan itu pun kami sudah terima, dan siap untuk mengahadapi proses hukum Kasasi yang di ajukan ke Mahkamah Agung,” pintanya

“Dan kami yakin dalam perkara ini tetap optimis, untuk perkara ini akan tetap dimenangkan oleh pihak Alfonsius Kehi dkk,” sambung Seran. (Ds/red)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *