Debat Aktivis GMNI dengan Bupati Kupang

  • Whatsapp
Aksi unjuk rasa dilakukan oleh masyarakat Desa Oematnunu di depan gedung DPR dan Bupati Kupang
banner 468x60

Kupang, penanusantara.com – Di depan Kantor Bupati Kabupaten Kupang, Korinus Masneno, selaku Bupati Kupang terlibat perdebatan dengan aktivis GMNI Kupang yang memfasilitasi masyarakat Desa Oematnunu.

Aktivis GMNI Cabang Kupang kecewa dengan sikap Bupati Kupang yang menilai seolah-olah GMNI memprofokasi masyarakat.

Read More

banner 300250

“Masyarakat yang datang mengadu ke GMNI, bukan GMNI yang turun kemudian datang mencari masalah dengan bapak,” ungkap salab satu aktivis GMNI cabang Kupang.

Bupati Kupang Korinus Masneno pun menilai tidak salah jika masyarakat meminta GMNI menfasilitasi, namun perlu ada rambu-rambu agar masyarakat tidak berpencar.

“Anda mengerti tidak. saya memberikan rambu-rambu bahwa anda memfasilitasi tetapi jaga supaya jangan sampai mereka berpencar kiri kanan,” terangnya.

“Masyarakat mengadu ke anda atau tidak, anda sebagai GMNI lihat permasalahan ini wajib untuk difasilitasi. Saya sebagai orang tua mengingatkan saudara, jadi saya ingatkan kau, kau belum tahu saya, ya,” tambah Masneno sambil menunjuk-nunjuk salah satu aktivis GMNI.

Aktivis GMNI Cabang Kupang pun menjelaskan bahwa advokasi yang dilakukan mereka sudah berlangsung sejak tahun lalu, namun Bupati Kupang terkesan mengabaikannya.

“Proses teman-teman dari desa, teman-teman GMNI advokasi, itu dari tahun lalu. ketika proses sudah berjalan bertahun-tahun dan tidak menemui hasil, terpaksa mereka melakukan ini,” ungkap aktivis tersebut.

“Kalau seandainya proses ini tidak segera diselesaikan, karena proses ini kita mulai dari tahun lalu. berarti pak bupati selama ini seolah-olah tidak lihat. Jadi jangan asal omong. dari tahun lalu ini bapak,” jelasnya lagi (es)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *