Demokrat Belu Konsisten Tolak Pinjaman Daerah, Akademisi Undana : Perjuangan Demokrat untuk Rakyat

  • Whatsapp
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu, Frans Xaver Saka (kanan) dan Akademisi Undana Yohanes Jimmy Nami (kiri)
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Belu tetap konsisten monolak rencana Pinjaman Daerah yang di usulkan Pemerintah Kabupaten Belu.

Pada pendapat akhir Fraksi Demokrat secara jelas, menolak rencana pinjaman daerah yang masih termuat pinjaman daerah sebesar Rp. 150 Miliar
dalam Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Belu tahun 2022 untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah tahun 2022.

Read More

banner 300250

Bahkan Ketua DPRD Belu Jeremias Manek Seran Junior tidak ikut dalam penandatanganan Dokumen Perubahan APBD Kabupaten Belu itu. sementara itu Wakil Ketua I DPRD Belu Yohanes Jefri Nahak.

Hal itu dibenarkan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Belu, Frans Xaver Saka, Jumat (30/9/2022) melalui pesan whatsapp.

Sedangkan terhadap empat buah Ranperda yang diajukan Pemerintah Daerah Fraksi Demokrat menyatakan menerima untuk dibahas lebih lanjut dalam mekanisme sidang selanjutnya dan difaslitasi ke tingkat provinsi.

Akademisi Universitas Nusa Cendana Kupang, Yohanes Jimmy Nami saat diminta tanggapannya mengatakan, apa yang menjadi penyampain dan keputusan Fraksi Demokrat merupakan sikap politik yang tentunya punya pertimbangan yang matang, baik secara internal partai Demokrat maupun pertimbangan bagi proyeksi pembangunan di kabupaten belu secara menyeluruh.

Menurut Jimmy, Penolakan terhadap pinjaman daerah yang dianggap partai Demokrat tidak ada urgensinya dan jika dipaksakan pemerintah belum secara detail menjelaskan bagaimana skenario pengembaliannya.

“Sebagai sebuah sikap politik,ini tentunya perlu dihargai sebagai bagian perjuangan partai Demokrat dalam meletakkan aras perjuangan partai dalam menjaga konsistennya sesuai dengan tupoksi partai politik dan tupoksi lembaga legislatif,” katanya, Jumat (30/9/2022) malam.

Dikatakan Jimmy, Tentu akan ada konsekuensi dari sikap politik partai Demokrat ini.

“ya, bisa dibaca sebagai faksi yang bersebrangan dengan pemrintahan atau oposisi. Akan lebih banyak dampak positifnya ketika value dri perjuangan partai seperti ini konsisten pada jalur yang menjadi bagian yang dominan dari perjuangan rakyat. Selain itu, sikap politik partai Demokrat ini harus juga tersosialisasi dengan baik kepda masyarakat, agar tidak mudah dipolitisasi sebagai bagian dri kepentingan politik tertentu,” jawab Jimmy.

Diketahui, alasan penolakan tersebut dikarenakan jangka waktu pengembalian yang singkat, bunga bank yang dibebankan ke masyarakat, belum terlunasi utang pihak ketiga serta dana jaminan pengamanan masyarakat (JPS) yang belum dibayar. (pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *