Demokrat NTT Perkuat Kampanye Politik Digital

  • Whatsapp
Screnshot Webiner Partai Demokrat

Kota Kupang, penanusantara.com – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur menggelar Kampanye Politik Digital.

Kegiatan yang digelar secara virtual itu dihadiri seluruh Ketua DPC Demokrat se NTT, Anggota DPRD NTT dan Kabupaten/Kota, Pengurus DPD, DPC, DPAC serta Ranting dan Kader-kader Demokrat pada Kamis, 12 Agustus 2021 sore.

Read More

Menariknya kegiatan itu juga melibatkan masyarakat umum, baik itu relawan maupun simpatisan partai demokrat.

Kampanye Digital yang diselenggarakan Demokrat merupakan sebuah wawasan baru, ide dan strategi digital dengan menghadirkan narasumber Viktor Niki selaku Founder Next Politic.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Sekretaris Demokrat NTT Ferdinandus Leu, sementara Opening Speach, Ketua DPD Demokrat NTT Jefri Riwu Kore yang juga Walikota Kupang.

Sekretaris Demokrat NTT Ferdinandus Leu dalam pengantar mengatakan bahwa kegiatan yang diselengarakan merupakan senjata demokrat dan juga dengan harapan lebih banyak lagi kader partai yang bisa terlibat.

Jefri Riwu Kore dalam sambutannya mengatakan Kegiatan ini sangat serius guna memenangkan kompetisi tahun 2024 yang akan datang.

“Bahwa kegiatan ini guna memperkuat kampanye media sosial, karena saran paling mudah untuk belajar, belajar bagaimana mengembangkan partai demokrat serta mengurus semua hal-hal yang berkaitan dengan perang udara di medsos oleh karena itu webiner ini sangat penting untuk kita semua,” ujar Mantan Anggota DPR RI ini.

Kampanye digital dikatakan Viktor Niki bahwa kampanye digital merupakan suatu kegiatan kampanye – kampanye politik menggunakan media digital atau internet.

Menurutnya, Kalau tidak gunakan untuk kampanye politik, sayang sekali, sekarang semua masyarakat sekarang bisa membaca suatu berita hanya melalui hendphone dan lain sebagainya.

“Banyaknya pengguna sosial media, hari ini pengguna media sangat banyak, Hendphone selalu di bawah ke mana mana, kenapa harus gunakan kampanye politik,” ujarnya dalam materi yang disampaikan.

Selain itu menurutnya, politik digital juga membutuhkan strategi dan taktik bermedia sosial. (*pn)

Komentar Anda?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *