Dialog Terbuka di Flotim, Tekad Melki Lena Bangun NTT

  • Whatsapp
banner 468x60

Larantuka, penanusantara.com- Tekad Melki Laka Lena untuk mengumpulkan, merangkul serta menjahit ide, gagasan, dan pikiran yang berguna untuk membangun NTT bukan hanya selingan belaka.

Melki Laka Lena bersama Yayasan Tunas Muda Indonesia yang dipimpinnya menyelenggarakan dialog terbuka bersama para pemerhati pembangunan baik berasal dari kalangan birokrat, petani, nelayan, guru, orang-orang muda lintas agama serta LSM di gedung serba guna dan pembinaan generasi muda keuskupan Larantuka, Sabtu (22/04).

Read More

banner 300250

Ketua Yayasan Tunas Muda Indonesia, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya mengatakan, dialog terbuka dengan tema “Ayo Bangun NTT” tersebut dselenggarakan di semua kabupaten se-NTT.

Dialog terbuka tersebut, jelas Melki, diadakan untuk mengurai arah kebijakan pembangunan yang pada hakekatnya berorientasi dari, oleh dan untuk rakyat yang harus di mengerti secara benar dan dikelola dan sesuai tujuan yang diharapkan.

Melki menjelaskan, pihaknya memilih tema “ayo bangun NTT” dan diselenggarakan di semua kabupaten/kota, sebab berbicara tentang membangun NTT, bukan saja tanggung jawab pemerintah provinsi, kabupaten/kota atau gubernur dan bupati tetapi keterlibatan semua pihak dari berbagai kalangan dan masyarakat.

“Bupati dan Gubernur itu manusia biasa, pasti punya keterbatasaan. Kekuasaan itu milik kita semua, bukan milik bupati atau gubernur sesuai dengan bakat yang di berikan Tuhan. Hitam putihnya NTT ada di tangan kita semua, bukan di tangan bupati atau gubernur saja”, tutur Politisi Partai Golkar itu.

Karena itu, lanjut Melki, dalam kegiatan dialog dengan tema “ayo bangun NTT” ini pihaknya bersama masyarakat berupaya mengurai permasalahan yang ada di Flores Timur dan NTT secara umum, bagaimana mimpi seluruh masyarakat untuk membangun NTT.

Ketua panitia sayembere “Ayo Bangun NTT” Flores Timur  Krisantus Minggu Kwen, mengatakan dialog terbuka tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh lapisan masyarakat kota Larantuka dan sekitarnya.

“Sejak pagi, peserta tamu undangan sekitar ratusan orang sudah berkumpul di gedung OMK untuk berdialog secara langsung dengan pemateri: Melkiades Laka Lena, Ibu Maria Loreta, dan romo benyamin daud tentang persoalan yang di hadapi di flores timur dan harapan-harapan masyarakat kedepan”, jelas Santus.

Santus menambahkan, setelah dialog terbuka, Yayasan Tunas Muda Indonesia menyelenggarakan kegiatan lomba paduan suara dan lomba debat se-wilayah kabupaten Flores Timur sebagai ajang mencari bakat atau potensi untuk kepentingan pembangunan Flores Timur dan NTT.

Sebelumnya, dialog terbuka dan perlombaan serupa telah diselenggarakan di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Jumad hingga Sabtu pagi. (TIM)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *