Dua Kajian Kritis Pembekuan SK Teda Malaka oleh Agen Perubahan Malaka

  • Whatsapp
Logo PERMMALBAR
banner 468x60

Betun, penanusantara.com – Kajian Kritis Perhimpunan Mahasiswa Malaka Barat (PERMMALBAR) Kota Kupang dan Individu pro Demokrasi atas kondisi sosial masyarakat Kabupaten Malaka pasca pembekuan SK Teda Pemkab Malaka.

Dampak pembekuan/pemblokiran Teda (Tenaga Kontrak Daerah) Kabupaten Malaka oleh Bupati Malaka Dr. Simon Nahak SH, MH melalui Surat Keputusan Bupati Malaka Nomor : BKPSDM, 816//282/V1/2021.

Read More

banner 300250

Dihimpun penanusantara.com, Ketua Permmalbar Kupang, Maria Ice menguraikan beberapa persoalan yang terjadi di Malaka saat ini, antara lain:

Pertama : Mengenai kondisi Ekonomi masyarakat malaka setelah banjir bandang di 3 kecamatan di Kabupaten Malaka yang tergenang banjir bandang antara lain Kecamatan Malaka Barat, Weliman, dan Kecamatan Malaka Tengah.

Ketua Permmalbar Kupang, Maria ice mengatakan bahwa bencana yang dihadapi ke-3 kecamatan tersebut telah menghambat dan sekaligus merusak apa yang dimilikinya, misalnya, Rumah, Ternak, jagung, padi, pisang, dan lain-lain yang menjadi mata pencaharian dan pendapatan masyarakat Malaka yang notabenenya peternakan dan pertanian.

Dengan adanya kerusakan papan, sandang, dan papan akibat banjir bandang tersebut akan mempengaruhi kebutuhan masyarakat, misalnya biaya pendidikan dan lebih khusus biaya pendidikan perguruan tinggi (biaya Regis semester, biaya untuk urusan tugas akhir, dan biaya lain-lain), dan kebutuhan pokok makan minum.

Lantasnya mengapa, karena ketika akibat banjir bandang tersebut terjadi orang tua dari mahasiswa tersebut akan lebih fokus untuk perbaiki kerusakan rumah dan kebutuhan pokok makan minum, sedangkan kebutuhan pendidikan akan dikeduakan dan hal ini akan berpengaruh dengan proses perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan Sumber Daya Manusia untuk membangun Kabupaten Malaka ke depan.

Kedua : Menganai Tenaga Kerja Daerah (Teda) dan Tenaga Kerja Buruh lainnya. Dalam kajian ilmiah yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa tersebut telah menemukan bahwa berlimpah ruahnya tenaga kerja produktif daerah kabupaten Malaka hari ini adalah akibat dari beberapa kebijakan yang tidak mengatur secara detail dan bersifatnya tidak mengikat untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan tenaga kerja (Tenaga Kerja Kontrak Daerah dan buruh lainnya) sehingga akibatnya tenaga kerja produktif Kabupaten Malaka berlimpah ruah, ditambah lagi dengan para serjana yang hari ini susah untuk mendapatkan pekerjaan dan tidak ada kepastian kerja.
Ujar.

Ketua permmalbar kupang, Maria Ice dalam kajian tersebut telah melihat secara kritis dari UU No 5/2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, dalam pasal 6 (b) dimana mengatur soal PPPK kerja dalam waktu tertentu, artinya bisa diberhentikan meskipun tenaga kerjanya masih produktif. Tambahan ketua permmalbar adalah pasal dalam UU tersebut tidak memiliki kepastian kerja yang tetap sampai tenaga kerjanya sudah tidak produktif dan tidak melindungi Tenaga Kerja Daerah Kabupaten Malaka dalam artian tidak melindungi tenaga kerja yang dibekukan tersebut oleh Bupati Malaka.

Hal ini akan berdampak pada melimpah ruahnya tenaga kerja produktif dan serjana di Kabupaten Malaka dan masyarakat lainnya.

Ini akan berpengaruh pada kebutuhan pokok makan minum, pendidikan, dan kesehatan. Tambahan ketua Permmalbar adalah bentuk konkrit dari dampak UU tersebut untuk Tenaga Kontrak Daerah di Malaka hari ini adalah dengan adanya pembekuan/pemblokiran Tenaga Kontrak Daerah Kabupaten Malaka yang hari ini menjadi polemik antara masyarakat secara luas dan gerakan Perpenda.

Padahal pemberhentian tenaga kontrak yang dibekukan tersebut sesuai dengan mekanisme peraturan pemberhentian tenaga kontrak daerah (status dan kedudukan PPPK) dengan waktu kerja tertentu berdasarkan penetapan kebutuhan disetiap instansi.

Selain itu, mantan ketua FORMMAL (Forum Mahasiswa Malaka Bali) pun dalam kajiannya melihat gerakan PERPENDA (Perhimpunan Penjaga Keadilan dan Perdamaian) Malaka secara kritis dan mengajikan beberapa poit penting yang menjadi refleksi gerakan rakyat oleh (*Dejan Seran)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *