Dua Psikolog Muda Asal Ende Gelar Kegiatan Psikoedukasi

  • Whatsapp
Foto bersama Dua Psikolog Muda asal Ende bersama anak-anak SD Inpres Lokoboko
banner 468x60

Ende, penanusantara.com – Dua Psikolog Muda asal Ende, Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Kegiatan Psikoedukasi.

Kegiatan yang mengusung tema “Aku Anak Mandiri, Aku Mampu Menjaga Diri” dilanksanakan di Sekolah Dasar Inpres Lokoboko, Sabtu 30, Oktober 2021

Read More

banner 300250

Psikoedukasi yang digelar dikarenakan kekewatiran dari kedua psikolog Yunita Victoria Natal dan Andini Fransiska Dhapa Saka ini agar dapat mengurangi angka pelecehan seksual di Kabupaten Ende.

Menurut keduanya, kasus pelecehan seksual di Kabupaten Ende kini semakin marak terjadi.

Psikolog Andini Saka menjelaskan bahwa Kegiatan yang yang mereka lakukan hari ini adalah Psikoedukasi tentang pelecehan seksual sebagai upaya preventif terhadap kekerasan seksual yang semakin marak di kota Ende.

Pihaknya bekerjasama dengan Kelurahan Lokoboko dan juga SD Inpres Lokoboko.

“Kami bekerjasama dengan pihak Kelurahan Lokoboko, dan juga pihak SD Inpres Lokoboko.
Kegiatan psikoedukasi ini dilaksanakan berdasarkan keprihatinan kami dalam melihat fenomena sosial khususnya terkait dengan pelecehan seksual yang semakin marak dan rata-rata korbannya adalah anak-anak,” jelas Andini Saka.

Untuk itu, menurutnya dengan edukasi yang diberikan diharapkan dapat menjadi upaya preventif yang dapat dilakukan. Minimal anak-anak punya pemahaman tentang apa saja yang harus mereka lakukan ketika mereka berada pada situasi dimana mreka rentan untuk menjadi korban pelecehan seksual.⁹

Sementara itu Viktoria Natal pada kesempatan yang sama juga mengatakn bahwa Kegiatan ini di lakukan sudah kali yang ke tingga.

“Kali ini dengan jumlah peserta 63 orang dan dibagikan kedalam dua sesi demi menjaga kesehatan dan juga mengikuti Protokol Kesehatan yang berlalu,” katanya.

Hal ini di lakukan karena pihaknya merasa bertanggung jawab dengan ilmu yang di dapat sehingga dengan kegiatan ini semua ilmu yang pihaknya pelajari bisa bermanfaat.

“Karena sudah selesai studi dan berada di kampung. kami merasa punya tanggung moril untuk mengedukasi agar bisa menerapkan apa yang kami pelajari di waktu mahasiswa dulu,” ujar Yeni.

Semogah kegaitan ini juga menjadi pelajaran yang berharga untuk menjaga generasi bangsa agar tidak terpengaruh dengan lingkungan disekitanya. (*pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *