Dualisme Persab Belu, Asprov PSSI NTT Hanya Akomodir yang Didaftar Askab

  • Whatsapp
Tim Persab Belu (Foto Facebook ARSAB Belu)
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Asosiasi Provinsi PSSI Nusa Tenggara Timur (NTT) hanya mengakomodir Persatuan Sepak Bola Belu (Persab) yang didaftarkan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) Belu. Di luar dari itu akan ditolak Asprov sebagai perwakilan PSSI di daerah.

“Kami tetap pada regulasi bahwa yang diakui adalah Askab Belu,” kata Sekretaris Asprov PSSI NTT, Lambert Tukan kepada wartawan, Jumat, 18 Juni 2021.

Read More

banner 300250

Asprov PSSI NTT, menurut dia, tidak pernah mengetahui adanya dualisme kepengurusan di Persab Belu. Karena hinggsa saat ini, Asprov PSSI NTT tidak pernah menerima surat resmi dari Persab Belu bahwa ada dualisme.

“Apa yang mau kami tanggapi, kalau surat resmi saja tidak ada. Kalau Medos bukan urusan kami,” tegasnya.

Dia mengaku untuk Kabupaten Belu ada dua club yang telah mendaftar untuk mengikuti ajang Liga 3 El Tari Cup di Lembata yakni Persab Belu yang didaftarkan Askab Belu dan Bintang Timur Atambua.

“Persab Belu dan Bintang Timur Atambua sudah mendaftar, sehingga tidak bisa didaftarkan lagi. Karena satu Askab atau Askot hanya bisa mendaftar satu tim,” tegasnya.

Saat ini, kata dia, sudah 13 tim yang mendaftar untuk mengikuti Liga 3 El Tari Cup, dan lima diantaranya telah melengkapi berkas pendaftaran.

“Ada 13 yang sudah daftar, lima persyaratan sudah lengkap, dan ada kabupaten yang sudah nayatakan tidak ikut, seperti Manggarai Timur, karena recofusing anggaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Askab Belu, Theodorus Manehitu Djuang mengatakan Pemkab Belu mengeluarkan Surat Keputusan (SK) menetapkan pengurus Persab Belu yang baru untuk mendaftar guna mengikuti Liga 3 El Tari Cup di Lembata.

“Ada SK Bupati bagi Persab Belu untuk ikut Liga 3, sehingga terjadi dualisme di Persab Belu,” jelasnya.

Lambert hanya berharap agar masalah internal di Belu diselesaikan secara baik, sehingga tidak menimbulkan konflik dan anak-anak menjadi korban.

“Kami hanya minta agar diselesaikan, sehingga anak-anak tidak dikorbankan,” tegasnya.

Soeratin U15
Terkait pelaksanaan Soeratin U15, Lambert mengatakan Soeratin U15 tetap digek
Lat dan Bintang Timur Atambua sebagai tuan rumah. Namun pelaksanaanya diundur hingga September 2021.

“Karena alasan covid, maka pelaksanaan Soeratin U15 diundur usai helatan Eltari Cup,” tegasnya. (*nt/pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *