Dugaan “Main” dengan Istri Orang Dalam Kamar Mandi, BMI Lembata Minta Oknum DPRD Dipecat

  • Whatsapp
Ketua Banteng Muda Indonesia Kabupaten Lembata Petrus Asmumu Manuk sedang memaparkan Keberadaan Organisasi sayap Partai PDI Perjuangan kepada Seluruh Pengurus DPC PDIP Kabupaten Lembata beberapa waktu lalu
banner 468x60

Lewoleba, penanusantara.com – Publik Lembata berguncang di puncak peringatan hari Guru, bagaimana tidak salah satu Anggota Dewan MGPR terhormat kedapatan mesum atau main dengan istri orang di kamar Mandi.

Sikap tidak terpuji tersebut dapat berdampak buruk bagi lembaga DPR terhormat dan juga citra partai politik khususnya PDI Perjuangan karena anggota dewan tersebut dari partai wong cilik yang harus jaga selalu citra diri sebagai wakil rakyat.

Read More

banner 300250

“Sebagai organisasi sayap partai PDI-Perjuangan Banteng Muda Indonesia (BMI) kita meminta Pimpinan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lembata dan juga Lembaga Kehormatan DPR merespon masalah sosial masyarakat yang pelakunya adalah anggota dewan terhormat,” demikian disampaikan Petrus Asmumu Manuk selaku penerima mandataris Ketua Banteng Muda Indonesia Kabupaten Lembata, Jumat, 26 November 2021.

Pihaknya meminta pimpinan DPC PDIP untuk bisa merespon segera kejadian yang menghebohkan publik Lembata tersebut, hal ini baik dan menjaga Marwah Lembaga Kehormatan DPR dan Citra Partai itu sendiri hal itu.

Menurutnya, Partai PDIP melahirkan kader-kader yang mumpuni dan punya integritas yang harus bisa dijaga demi nama baik wong cilik itu sendiri.

“Kita Organisasi sayap partai hadir juga dapat melahirkan kader – kader muda yang dapat membawa citra positif untuk partai jika dipercaya oleh rakyat nantinya duduk di lembaga terhormat tersebut untuk menyuarakan suara wong cilik,” tegasnya

Banteng Muda Indonesia menyayangkan sikap dan tindakan tidak terpuji dan tercelah tersebut yang dilakukan oleh seorang Anggota Dewan terhormat MGPR, sebagai generasi muda pihaknya malu dan tercoreng atas citra buruk sikap anggota dewan muda ini,

Lanjut Piter Manuk Jr yang juga Ketua Komparatif Bidang Organisasi dan Kaderisasi Data Base HIPMI NTT ini, PDI Perjuangan adalah partai yang lahir dan peduli terhadap amanat penderitaan rakyat, bagaimana mungkin membiarkan citra partai ini tercoreng oleh kader partai yang karbitan, pihaknya juga meminta kepada Pimpinan DPR khususnya Badan Kehormatan DPR untuk segera merespon jika DPC PDIP Kabupaten Lembata mengusulkan pergantian antar waktu karna memecat anggota DPRD melalui mekanisme AD ART partai.

“Semua menjaga supaya citra partai apalagi Banteng Muda Indonesia Kabupaten Lembata adalah organisasi sayap PDIP yang berfungsi menyiapkan kader – kader muda yang punya integritas baik jika nanti dipercakan partai kedepannya. Kita tidak memelihara anak muda karbitan yang merusak citra diri apalagi sebagai figur publik pengembangan amanaha rakyat, Banteng Muda Indonesia Kabupaten Lembata menyayangkan sikap tercelah tersebut,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, perbuatan mesum itu kepergok oleh DW suami NN, saat itu NN yang sedang asyik memadu kasih bersama Oknum DPRD itu di dalam Kamar Mandi milik Bunga.

Kejadian itu, Kepada wartawan, D mengatakan,  pada Rabu (24/11/2021) malam sekitar pukul 24, dirinya  pulang dari melayat orang meninggal. Saat melewati Rayuan Kelapa, ia sempat diajak minum oleh kawan-kawan dan sempat duduk di sana. Saat itu, istrinya, NN menelepon mengatakan hatinya kurang tenang, mungkin karena mamanya sedang sakit dan minta suaminya ke rumah mamanya. Namun sesampainya di rumah, ia melihat mamanya sedang menonton tv dan tidak apa-apa. Setelah memanggil beberapa kali dan tidak ada jawaban, ia akhirnya kembali ke rumah.

Sesampainya di rumah, ia melihat lampu di dalam rumah masih menyala. Ia lalu dibukakan pintu oleh anaknya. Setelah masuk rumah, ia duduk bersama istrinya. Istrinya mengeluh sakit perut.

“Saya tanya perut sakit kenapa maka. Istri bilang tadi makan telur nona masak pake Lombok banyak jadi buat perut sakit,” katanya.

Setelah itu, istrinya pamit ke kamar mandi untuk buang air besar karena perutnya terus terasa sakit. Saat istrinya ke kamar mandi, ia juga mengantuk dan hendak tidur. Akan tetapi, setelah beberapa saat istrinya tak kunjung kembali dari kamar mandi, ia pun mulai berfirasat kurang enak. Akhirnya ia memutuskan untuk keluar dan kemanggil istrinya. Saat itu istrinya mengaku perutnya masih sakit.

Namun, ketika terlalu lama, ia pun mulai curiga. Apalagi, posisi kaki istrinya tidak seperti biasa seperti orang sedang BAB. Karena wc yang digunakan jonkok, namun posisi kaki istrinya seperti orang lagi berdiri.

Kebetulan, kamar mandi pintunya menggunakan seng dan ada jarak dengan tanah sehingga ia bisa melihat posisi kaki istrinya. Ia juga sempat mendengar suara seperti percakapan di dalam kamar WC. Sehingga ia semakin curiga. Apalagi, ia juga melihat ada kaki lain di dalam kamar WC selain kaki istrinya

Hampir kurang lebih 30 menit, istrinya keluar, dan saat keluar ia sempat mengatakan kepada lelaki di dalam WC.

“Nanti kau tanggung jawab dengan suami saya,” kata suaminya menirukan istrinya.

Saat istrinya keluar, ia langsung mendobrak masuk ke dalam kamar WC dan mendapati Oknum DPRD Lembata itu  di dalam dan langsung  menghajarnya. Ia sempat membanting tubuh anggota dewan yang vokal di DPRD ini ke dinding kamar WC. saat D menunduk hendak mengambil besi yang menutupi selang air, kesempatan Oknum DPRD Lembata itu untuk meloloskan diri dari gebukan suami NN.

Setelah itu D langsung mengambil parang (Kelewang) dan mengejarnya. sayangnya ia tak menjumpai anggota dewan yang selama ini penampilan entrik, pakai anting itu.

Karena emosi, ia lalu mengejar langsung ke rumah orangtua GMPR dan berteriak mencaci maki anggota dewan ini di rumah orangtuanya.

Tak puas, ia lalu menuju ke rumah MGPR  dan mencaci makinya di sana. Ia juga berteriak memanggil istri oknum dprd lembata dan menyampaikan kejengkelannya. Ia juga sempat memukul kaca spion mobil Gabriel yang diparkir di halaman rumah.

Setelah itu, ia kembali ke rumah. Ia menanyakan istrinya dan karena emosi ia memukul istrinya. Ia baru berhenti memukul istrinya setelah anak kedua dan ketiga memeluknya sambil menangis.Ia sempat mau langsung melaporkan peristiwa itu ke polisi, namun karena memikirkan banyak hal akhirnya dibatalkan. Ia juga mengaku karena masih terbawa emosi, ia belum sempat tidur sejak semalam pasca kejadian hingga siang ini.

Sementara sejumlah wartawan yang mendatangi rumah anggota dewan Lembata itu untuk melakukan konfirmasi terkait dugaan kasus “kamar mandi” Oknum DPRD tidak ada. Menurut istri dari Oknum DPRD itu, suaminya pagi-pagi subuh sudah ke kampungnya di Lewoeleng.

Sementara itu, Oknum DPRD Lembata yang diduga diterpa skandal seks di dalam kamar mandi berhasil diwawancarai penanusantara.com, meskipun menurutnya belum bisa memenuhui permintaan konfirmasi. pasalnya Ia butuh waktu untuk tenangkan diri, menyesali diri, menyiapkan diri unttuk hadapi masalah ini.

“Makasi bapak.sabar e, saat sekarang saya belum bisa memenuhi permintaan bapak tuk konfirmasi. Maaf bapak, saya butuh waktu tuk tenangkan diri, menyesali diri, menyiapkan diri tuk hadapi masalah ini. Makasi banyak sudah mau berkomunikasi bapak,” ujarnya melalui pesan whatsapp, Kamis, 25 November 2021 sore. (*pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *