Dukung Indonesia Menjadi Pangan Dunia, KMK Faperta Undana Gelar Seminar Sehari di Malaka

  • Whatsapp

Betun, penanusantara.com – Dalam Rangka mendukung Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Arnoldus Janssen Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana ) kupang menyelengarakan seminar sehari di Kabupaten Malaka.

Kegiatan Seminar Sehari dengan thema “Membangun Pertanian Dari Daerah Terpencil Menuju Lumbung Pangan Dunia Melalui Revolusi Pertanian Malaka” dilaksanakan pada Jumat, (27/10/2017), pukul 09.00 wita dengan total kehadiran peserta sebanyak 160 mahasiswa dan masyarakat dari dua kecamatan di kabupaten Malaka yaitu Kecamatan Weliman dan Kecamatan Malaka Barat.

Read More

Ketua Umum KMK St. Arnoldus Janssen Faperta Undana Ferdinando Nahak mengatakan bahwa alasan selengarakan seminar ini adalah sebagai bukti dukungan Kaum Muda terhadap program Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Nahak menjelaskan, Target menteri Pertanian pada tahun 2045 akan menjadikan indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Kemudian kabupaten malaka pun memprogramkan Revolusi Pertanian Malaka.

“Dengan demikian kami merasa pantas untuk melaksanakan seminar sehari ini di Kabupaten Malaka,” ujar Nahak

Nahak berharap dengan dengan adanya kegiatan seminar sehari ini dapat membawa perubahan berpikir dari semua pihak yang peduli terhadap pembangunan pertanian.

Sementara itu, Anggota DPRD Malaka, Bernadetha Luruk Berek dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mahasiswa Faperta Undana karna sudah mengambil bagian untuk membantu Pemerintah dan Petani dalam menyelengarakan kegiatan tersebut.

“Tentu Ide kepedulian dari adik – adik Keluarga Mahasiswa Katolik Faperta Undana dalam menyelengarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Malaka sangat kami apresiasi,” kata Anggota Komisi II ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan menyampaikan bahwa Kegiatan Pengabdian Masyarakat akan dilanjutkan dengan Penghijaun di Area Jalur Hijau.

“Kegiatan pengabdian masyarakat yang kami lakukan akan dilanjutkan dengan Penghijauan di areal jalur hijau dari Desa Kleseleon sampai Desa Motaulun, kemudian Reboisasi hutan di Motaulun. (NN/Pito Atu)

Komentar Anda?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *