Gabriel Raring Belum Mendatangi Polres Lembata untuk Diperiksa, Polisi Tunggu Hingga Malam

  • Whatsapp
Gabriel Raring (ist)
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com Sesuai jadwal Senin, 06 Desember 2021, pukul 09.00 Wita Penyidik Polres Lembata akan memeriksa Gabriel Raring (GR) untuk diambil keterangan sebagai Terlapor Dugaan Perzinahan bersama Istri orang di kamar mandi beberapa waktu lalu.

Namun sampai saat ini, diinformasikan Gabriel Raring belum juga mendatangi Polres Lembata untuk diperiksa.

Read More

banner 300250

Demikian disampaikan Kapolres Lembata, AKBP Yoce Marten, saat di minta tanggapannya, Senin 06 Desember 2021.

Menurutnya, Rencana pemeriksaan pada hari ini, pukul 09.00 Wita namun yang bersangkutan belum juga datang untuk diperiksa.

“Sampai skrg (sekarang.red) ybs (yang bersangkutan.red) blm (belum.red) datang,” kata Kapolres melalui pesan whatsapp.

Ditanya soal tindakan selanjutnya, jika Gabriel Raring pada hari ini tidak datang untuk diperiksa, Yoce Marten menjelaskan, Pihaknya akan membuat panggilan kedua.

“Kita akan buat panggilan kedua,” jelasnya.

Dijelaskan Yoce, Berdasarkan surat panggilan hari ini jam 09.00 wita, pihaknya tetap menunggu sampai malam hari, baginya tidak masalah sampai malam hari.

“Kalau di surat panggilan jam 9 hari ini. Tapi tetap kita tggu (tunggu.red) sampai nanti malam pun gak (tidak.red) masalah klo (kalau.red) nanti datang,” sambungnya.

Diketahui, PDW yang adalah ASN yang bekerja di Badan Bapedlitbang Kabupaten Lembata itu sudah melaporkan kasus tersebut ke aparat penegak hukum Polres Lembata, dengan Nomor : LP/ B / 127 / XI / 2021/ RES LEMBATA / POLDA NTT.

Diberitakan sebelumnya Gabriel Raring dipergoki (PDW) di kamar mandi sedang bersama SN, istri PDW sekitar jam 20.30 Wita. Keduanya diduga telah melakukan hubungan badan. Atas kejadian itu, PDW sempat memukul Gabriel yang pada akhirnya berhasil melarikan diri. (pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *