Gelar Webiner Literasi Digital, Wali Kota Jeriko  Harap Pena Nusantara Berikan Kritik dan Saran

  • Whatsapp
Screnshoot Webiner Literasi Digital
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT)  ke-5 Media Pena Nusantara. Media Pena Nusantara melakukan Webinar Literasi Digital dengan mengusung thema “Literasi Digital Pintu Masuk Masa Depan” yang digelar secara virtual.

Webiner yang dilaksanakan pada, Sabtu 25 September 2021 itu dibuka oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore dan juga narasumber  diantaranya, Andre Otta selaku Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang dan Yohanes Rihi Ga selaku Ketua DPW Jurnalis Online Indonesia, NTT serta Fredrikus R. Bau, Ketua KPID NTT.

Read More

banner 300250

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore secara pribadi mengatakan, dirinya sangat mendukung penuh sebagai pemerintah kota kupang terhadap Media Pena Nusantara yang sudah melakukan kegiatan webinar tersebut. karena lewat kegiatan ini dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk lebih memahami leterasi digital khususnya rintangan masa depan yang sangat besar ke depan.

“Saya sangat hormati kegiatan seperti ini, saya sangat mendukung sebagai pemerintah kota Kupang, dimana dapat mengajarkan kita (masyarakat) untuk lebih mengenal leiterasi digital khususnya rintangan masa depan kita,” jelas Jefri

Poliitisi Demokrat ini, menyambut baik kepada Media Pena Nusantara yang sudah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang untuk membantu masyarkat lewat kegiatan tersebut sehingga masyarakat dapat ketahui dan memahami pentingnya di dunia media sosial.

“Ini langkah awal, saya menyambut baik kepada pena nusantara yang sudah bekerja sama dengan pemerintah kota kupang untuk membantu masyarakat kita,” jelas Riwu Kore.

Jefri menambahkan bahwa tantangan-tantangan seperti wabah covid-19 pada saat ini, dimana perlu menjaga diri secara baik agar dapat menyesuaikan diri yang ada di sekitar, di masa sulit pandemi covid-19 ini, sosial media sangat dibutuhkan dalam informasi-informasi yang terukur dan terbaik karena untuk menghadapi tantangan kedepan ini banyak berita hoax.

“Tantangan-tantangan seperti covid-19, kita perlu menjaga diri kita ada menyesuaikan diri kita secara baik,” harap Wali Kota Kupang

Jefri juga berharap lewat kegiatan ini bisa membantu untuk menata kota Kupang dengan baik.

“Saya berharap lewat kegiatan ini, dapat melahirkan pikiran-pikiran yang baik untuk kita menata kota ini secara baik,” harapnya.

Jefri juga menambahkan bahwa menyambut HUT pena nusantara yang ke-5 ini, pena nusantara menjadi salah satu media yang berguna dalam memberikan informasi terkait berita-berita terhadap pembangunan.

 “HUT ke-5 pena nusantara ini, saya berharap media ini menjadi salah satu informasi yang membantu mengkritik dan memberikan saran terhadap pembangunan-pembangunan di daerah ini” tambahnya

Selanjutnya pimpinan redaksi Pena nNusantara, Yoseph Pito Atu menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat lebih memahami sebuah pengetahuan dan kecakapan dalam menggunakan media digital, alat-alat konunikasi atau jaringan-jaringan untuk mengemukakan dan mengevaluasi sebuah informasi secara bijak, cerdas dan sehat agar tidak melanggar hukum.

Alumni Universitas Nusa Cendana ini menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota kupang yang selama ini sudah menjadi mitra kerja dalam penyebaran berita-berita yang bersifat positif.

“Pena Nusantara juga berterima kasih kepada pemerintah kota kupang yang selama ini sudah memberikan informasi yang bersifat positif,” pungkasnya

Sementara itu, ketua DPW Jurnalis Online Inonesia NTT, Yohanes Rihi Ga, menjelaskan tentang peran media massa dalam meningkatkan leterasi, dimana masa depan sebuah bangsa itu sendiri, tergantung dari sebuah media memberikan informasi terhadap sebuah situasi. Karena itu, masyarakat terutama kaum melenial lebih memahami literasi media sebab pada masa kini ada banyaknya platform media.

“Dulu yang kita tau hanya radio, televisi tetapi sekarang tidak lagi, sekarang terlalu banyak opsi untuk orang mendaptkan informasi,” jelas Yohanes

Pemilik media seputarntt.com ini juga menjelaskan kondisi di NTT saat ini, bahwa yang berkembang saat ini lebih cepat dalam menyampaikan sebuah berita atau informasi adalah media online.

 “Di Indonesia khususnya NTT yang tumbuh subur itu adalah media online untuk memberikan sebuah informasi,” bebernya

Putra kelahiran Kupang ini menambahkan bahwa untuk meningkatkan era global dalam sebuah perubahan besar di berbagai segi kehidupan manusia, maka perkembangan informasi dan teknologi yang sangat pesat menuntut sebuah bangsa untuk beradaptasi untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusianya. Dalam konteks berbagai akselerasi untuk mengatasi sebuah ketertinggalan masyarakat yang di lakukan oleh pemerintah, namun untuk mengatasi ketertinggal masyarakat indonesia, hal yang paling penting untuk menghadapi transformasi budaya media massa di era global adalah meningkatkan literasi masyarkat serta sebagian tugas untuk menciptakan kondisi yang mendukung daya literasi masyarakat terletak pada bahasa yang di gunakan oleh media massa tersebut.

Yohanes juga berharap agar media-media menjadi sebuah tanggung jawab moral untuk memberikan sebuah informasi terhadap masyarakat.

“Saya berharap media-media menjadi tanggung jawab penuh terhadap sebuah informasi kepada masyarakat,” harapnya

Sementara itu Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang, Adre Otta, menjelaskan tentang masyarakat cakap literasi digital dimana bisnis digital atau start up ini sudah menjadi sesuatu yang sangat penting bagi semua saat ini, sehingga pemerintah kota kupang melalui program literasi digital juga mempersiapkan ribuan pelaku bagi pelaku usaha untuk masuk dalam dunia digital.

“Lewat kegiatan ini pemerintah kota kupang melalui program literasi digital maka kami mempersiapkan ribuan pelaku bagi pelaku usaha masuk dalam dunia digital,” jelas Andre

Andre menambahkan bahwa media sangat bisa memaksimalkan sosial media. Sosial mendia juga sangat bisa menjadi berbagai peranaan banyak hal. sebab terdapat tiga hal yang sangat mempengaruhi pemerintahan modern yakni peranaan publik, pemanfaatan data dan pemaksimalan pada sektor media sosial.

“Karena apa? Karena media sosial bisa menjadi media informasi, media publikasi, media komunikasi, media pengaduan bahkan media klarifikasi,” beber Pria Kelahiran Kupang itu.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua KPID NTT Fredrikus R Bau dalam materinya tentang Inklusivitas Di Dunia Digital, menurut Fredeikus, Dunia Digital Menawarkan sejuta kemudahan hidup.

Penulis : Jemsi Wahyudi Pallo

Peserta Webiner Literasi Digital

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *