Jembatan Fatubanao Retak, Nandi Atok Minta Pemprov NTT Segera Tangani

  • Whatsapp
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com – Anggota DPRD NTT Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Bernardinus Taek berharap kondisi jembatan Fatubanao penghubung antar beberapa kecamatan di Kabupaten Belu yang retak akibat Hujan Angin dapat segera ditangani oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT agar dapat digunakan kembali oleh masyarakat setempat.

Dikatakan Ketua Fraksi PAN DPRD NTT ini, Penanganan jembatan retak harus segera ditangani karena menjadi satu-satunya akses utama masyarakat Kota Atambua, Kecamatan Tasifeto Timur, Kecamatan Lasiolat, Kecamatan Raihat, Kecamatan Lamaknen dan Kecamatan Lamaknen Selatan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Saya minta Pemprov NTT dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera ditangani, mengingat Jembatan ini jalur utama penghubung beberapa kecamatan di Kabupaten Belu, sehingga nantinya tidak menganggu aktivitas warga, apa lagi dengan retak jalan di atas jembatan itu membuat masyarakat panik” ujar Nandi, Minggu, 04 April 2021.

Terus Diguyur Hujan dan Banjir, Jembatan Fatubenao - Atambua Retak. Foto : Rony
Terus Diguyur Hujan dan Banjir, Jembatan Fatubenao – Atambua Retak. Foto : Rony

Sebelumnya, menurut Politisi asal Belu ini, Berdasarkan release bahwa BMKG mendeteksi adanya “Bibit Siklon Tropis  99S” di Laut Sawu, NTT. Secara tidak langsung keberadaan bibit siklon 99S di Laut Sawu tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatkan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.

Dengen demikian kondisi ini menyebabkan terjadinya hujan dengan “intensitas sedang hingga lebat dan disertai petir” dalam periode tiga hari ke depan di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Sabu, Rote Ndao,  Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, sebagian Flores Timur, Lembata, Alor, serta Sumba Timur.

“Warga diminta waspada dengan hasil prediksi tersebut,” jelas anggota Komisi II DPRD NTT ini.

Sebelumnya diberitakan Kalambatu.com, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Vincent K. Laka ketika dihubungi media ini mengungkapkan bahwa jembatan Fatubanao merupakan jembatan miliknya Pemerintah Provinsi NTT.

Namun, dirinya akan segera mengecek ke lokasi tersebut untuk melaporkan kondisi jembatan Fatubenao kepada pihak Pemerintah Provinsi NTT. (*/pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *