Kades Raimataus Diduga Ancam 2 Wartawan Media Online di Malaka, Gegera Ini

  • Whatsapp
Papan Nama Kantor Desa Raimataus (ist)
banner 468x60

Betun, penanusantara.com – Kepala Desa Raimataus Donatus Nahak Seran, diduga melakukan pengancaman kepada 2 wartawan Media Online yang tengah melakukan liputan tugas jurnalistik.

Dua wartawan asal Kabupaten Malaka itu diantaranya, Dejan Seran dari media penanusantara.com dan Yan Klau dari media online Orbitnews.id

Read More

banner 300250

Data dihimpun media ini, Kejadian ini terjadi pada pukul 13.30 wita, Jumat 20 Mei 2022 dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Raimatus, Kecamatan Malaka Barat.

Dejan Seran, Korban Ancaman Kepala Desa mengaku melakukan liputan jurnalistik di kantor Camat, sepulangnya dari kantor Camat, Kepala Desa Raimataus Donatus Nahak Seran ini menghadang mereka dan mengancam dan hingga mengeluarkan kata-kata yang tidak baik.

Donatus Nahak Seran saat mengancam Wartawan, meminta wartawan untuk berhati-hati karena dirinya masih menjabat Kepala Desa Raimataus selama 7 (tujuh) bulan.

 “Kamu kurang ajar, Saya masih menjabat tuju (7) bulan, jadi kamu mau kasih masuk saya di penjara, saya mau lihat ancamnya sambil teriak dan menunjuk jari di muka wartawan media penanusantara.com, Dejan Seran.

“Kamu wartawan baru kemarin, saya punya banyak teman wartawan  tapi tidak seperti kamu, kamu harus tau Kode Etik Jurnalistik, tunggu saja, saya akan laporkan  kamu,” ungkap Kades dengan nada tinggi.

Dijelaskan Dejan, Donatus Nahak Seran menghadang dan mengancam mereka itu dikarenakan saat itu mereka baru pulang dari kantor camat untuk mengklarafikasikan masalah pencoretan nama-nama penerima BLT DD tanpa alasan yang jelas.

Ditambahkan Dejan, Ia selama ini tidak ada urusan atau masalah dengan Kepala Desa, namun ia juga kaget bahkan takut saat kepala Desa menghadang dirinya bahkan mengancam.

“Saya tidak ada masalah, tapi kelapa Desa marah dan tunjuk-tunjuk di saya, apa lagi ancam masih menjabat 7 bulan, bisa saja suatu saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kepada saya,” tegas Dejan

Kejadian tersebut disaksikan oleh masyarakat sekitar, dimana masyarakat melihat dan mendengar kata ancaman dan bentak yang di keluarkan untuk kedua wartawan tersebut.

Salah Satu satu masyarakat Eddy Klau yang melihat hal itu mengatakan dirinya bukan wartawan namum ia tidak menerima baik atas tindakan kepala desa yang memperlakukan wartawan seperti ini.

Menurut Eddy, Wartawan itu salah satu penyambung lidah masyarakat, dan bilamana wartawan di ancam, bagaimana wartawan bisa kerja untuk menyampaikan keluhan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa sebenarnya Kepala Desa yang baik harus memanggil anak-anak untuk klarifikasi dengan baik di kantor atau dimana saja.

Kepala Desa Raimataus Donatus Nahak Seran ketika dihubungi media penanusantara.com melalui Pimpinan Redaksi Yoseph Pito Atu, Donatus Nahak Seran mengaku bahwa ia tidak mengancam, namun ia kesal karena Wartawan menulis berita tanpa konfirmasi.

Menurtnya, kesesalannya itu kepada Wartawan Yan Klau dari media online Orbitnews.id. (*)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *