Langgar Kode Etik, AMPD Minta Bawaslu NTT Diberhentikan

  • Whatsapp
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com- Pasca Keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia dalam sidang perkara pengaduan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilihan umum telah memutuskan bahwa Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) RI dan Banwaslu NTT telah melanggar kode etik.

Pelanggran Kode Etik yang dilakukan Bawaslu RI dan NTT karena telah terbukti menerbitkan surat Edaran yang bertentangan dengan Undang-undang (UU), Kepada Bawaslu NTT, Bawaslu RI telah mengeluarkan surat edaran yang mana meminta kepada Bawaslu NTT untuk memberhentikan sementara 3 (Tiga) Anggota Panwaslu Kota Kupang yakni, Germanus Atawuwur selaku ketua panwaslu kota kupang dan 2 anggota Panwaslu lainnya yakni, Ismail Manue dan Noldi Taduhungu.

Read More

banner 300250

Selain itu, Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, melalui surat edaran tersebut, Bawaslu RI memerintahkan untuk tidak menindaklanjuti Hasil Keputusan Pawaslu Kota Kupang dan meninjau kembali hasil keputusan Panwaslu Kota Kupang.

Maka, Aliansi Masyarakat Pencinta Demokrasi (AMPD) Kota Kupang meminta agar 3 (tiga) Anggota Pawaslu NTT untuk secara sadar mengundurkan diri sebagai Anggota Pawaslu NTT.

Menurut Alis, Akibat dari Surat Edaran tersebut maka 3 anggota Panwaslu diberhentikan sementara, dan Bawaslu NTT mengambil ahli Tugas dan tanggungjawab panwaslu kota hingga mengeluarkan surat Edaran kepada KPU untuk tidak menindaklanjuti keputusan Panwaslu Kota kupang karena dinilai keputusan Panwaslu Kota Kupang tidak benar.

“Akibat Surat Edaran Bawaslu RI kepada Bawaslu NTT maka 3 anggota Panwaslu dipecat, setelah dipecat Bawaslu NTT mengambil ahli untuk kepentingan mereka, ini semua sebenarnya ada apa ?, sudah terbukti dari keputusan DKPP bahwa Bawaslu NTT dan Bawaslu RI mereka melanggar aturan atau melanggar kode etik, seharusnya secara sadar Bawaslu NTT untuk mengundurkan diri, karena Bawaslu sudah terbukti tidak netral,” ujar Ketua AMPD Alis Siokaian kepada media ini, Rabu (25/01) di kediamannya.

Melihat situasi keberpihakan Bawaslu NTT kepada calon tertentu, Dikatakan Alis, Tidak bisa dibiarkan hal ini terjadi lagi karena akan berdampak panjang pada pemilu-pemilu yang akan datang, dan sebaiknya Bawaslu NTT diberhentikan. (Pito)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *