Mahasiswa KKNT-PPM Unwira Semaikan Bibit Bersama Kelompok Tani Feto Mone

  • Whatsapp
mahasiswa KKN Unwira melakukan semai bibit sayur di lahan pertanian milik kelompok tani Feto Mone yang berada di kampung baru Rt.11/Rw.04.
banner 468x60

So’e, penanusantara.com – Untuk kembali mengaktifkan kelompok tani Feto Mone Kampung Baru Kelurahan Niki-Niki yang sudah vakum mahasiswa KKN Unwira melakukan semai bibit sayur di lahan pertanian milik kelompok tani Feto Mone yang berada di kampung baru Rt.11/Rw.04.

Kegiatan yang dilakukan oleh para mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui usaha pertanian. Proses semai bibit sayur dilakukan bersama ketua kelompok Tani Feto Mone pada Jumat, (29/07/2022) lalu.

Read More

banner 300250

Semai bibit sayur ini dimulai dengan perbaikan bedeng sayur yang sudah setahun tidak digarap. proses perbaikan bedeng sayur oleh mahasiswa KKN Unwira memakan waktu lima hari yang dimulai dari tanggal 25 Juli hingga 29 Juli 2022. setelah bedeng siap mahasiswa bersama kelompok tani Feto Mone menyemaikan 25 jenis benih sayur yang diberikan oleh kampus dan beserta 29 gram bibit sayur Sawi yang merupakan hasil sumbangan dari mahasiswa.

Menurut Mathias Liusfeto selaku ketua kelompok tani ini merupakan contoh dan langkah awal untuk kembali mengaktifkan kelompok tani yang sudah vakum akibat usia yang juga sudah tua dan tidak lagi kuat untuk memikul air dari kali untuk menyirami sayur yang ditanam oleh kelompok, selain masalah usia kelompok tani Feto Mone tidak memiliki alat pendukung dalam bertani agar mempermudah dan meringankan pekerjaan.

Kelompok tani Feto Mone juga sedang berusaha mencari alat pemompa air sehingga memudahkan dalam penyiraman tanaman dan berharap proposal permohonan bantuan bibit dan alat yang di masukan mahasiswa ke Dinas Pertanian di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) memperoleh hasil.

“Harapan ke depan karena ini sudah menjadi contoh buat kami dan ini juga memang sebenarnya sudah lanjut hanya ini tahun saja yang tersendat karena bahan pendukung tidak ada jadi kami mau kerja juga susah dan beta ju mau desak dorang mereka menjerit kami sudah pikul air su berapa tahun ini kami terlalu capek dan tidak bisa lagi kami sudah tua tidak mampu lagi, kami butuh alat bantu agar orang tua juga bisa kerja,” ungkap Mathias saat semaikan benih bersama Mahasiswa KKN Unwira di lahan pertanian.

Ia juga menjelaskan bahwa kelompok tani ini sudah berdiri sejak tahun 2009 dan baru mengalami kendala di tahun 2022, lewat kelompok tani ini masyarakat merasa terbantu mengatasi masalah kebutuhan dapur.

“Ini sudah dari tahun 2009 sampai sekarang dia jalan terus biar macet-macet itu menolong kami karena kami disini bisa beli garam, gula, dan kebutuhan dapur lainnya,” sambungnya.

Menurut ketua kelompok Igansius Gandi pemberian dan semai bibit sayur hari ini untuk meningkatkan kreativitas dan pendapatan masyarakat dengan lebih aktif memanfaatkan potensi yang dimiliki Rt.11 Kampung Baru Kelurahan Niki Niki

“Setidaknya dengan pemberian dan semai bibit ini kelompok tani yang ada di Rt.11 Kelurahan Niki Niki bisa hidup dan lebih aktif dalam memanfaatkan sumber potensi yang ada untuk meningkatkan kreativitas dan pendapatan bagi masyarakat yang ada di Kelurahan Niki Niki khususnya di Kampung Baru Rt.11/Rw.04,” kata Igansius

Ignasius menambahkan bahwa lewat pemberian dan semai bibit bersama Mahasiswa ini darat membantu masyarakat menemukan kendala yang dialami Masyarakat sehingga vakum dalam menjalankan usaha tani dan lewat kegiatan semai bibit ini Mahasiswa dan kelompok tani dapat mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapi oleh kelompk tani Feto Mone.

“Pemberian dan semai bibit ini bukan hanya sebagai bentuk bantuan tetapi lebih kepada mencari tahu kendala yang terdapat selama menjalankan roda pertanian tersebut sehingga kita dapat lebih mudah mencari tahu jalan keluar dan alternatif untuk menjawab kendala tersebut,” tambahnya (Frengki Ladi).

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *