Nawacita Pendidikan di Lembata Telah Di Lacuri dengan Ijazah Palsu Kades Babokerong

  • Whatsapp
Ijazah Palsu ades Babokerong
banner 468x60

Lewoleba, penanusantara.com – Pendidikan merupakan proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, sehinga kemajuan dunia dilatarbelakangi oleh pendidikan agar meningkatkan sumber daya manusia yang memiliki kualitas baik sehingga mampu bersaing secara sehat sebab latar belakang pendidikan juga sebagai background pendidikan, pendidikan juga merupakan sektor yang sangat menentukan kualitas suatu bangsa serta kegagalan pendidikan berimplikasi pada gagalnya suatu bangsa, sehingga dalam dunia pendidikan hendaknya memperhatikan unsur pendidikan.

Kasus ijazah palsu kembali mencuat di tanah Lembata sehingga telah merusak dunia pendidikan secara umum dan lembata secara khususnya, Ijazah Aspal di dunia pendidikan saat ini dinilai akan berdampak sistemik pada dunia pendidikan nasional dan akan mencederai dunia pendidikan di masa kepemimpinan bapak Thomas Ola Langodai.

Read More

banner 300250

Petrus Gehak, salah satu warga masyarakat Desa Babokerong mengatakan bahwa beliau memang pernah sekolah namun putus sekolah kelas 5 sesuai buku induk SDK Baobolak (di keluarkan tanggal 1-10-1982).

“Kaget – kaget beliau ada ijazah realistis lah kapan kau sekolah dan tahun berapa kau mendapatkan ijazah,” tandasnya.

Sehingga itu adapun beberapa surat yang pihaknya layangkan sebelum pemilihan kemarin kepada panitia pemilihan kepala desa di desa sampai kepada panitia pemilihan kepala desa di kabupaten bahkan menyurati Bapak Bupati Lembata, sehingga pihaknya menduga bahwa ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh panitia untuk mendukung salah satu calon tertentu untuk mengamankan kepentingan serta ada tindakan-tindakan yang secara masif dan terstruktur penjegalan secara demokrasi pemilihan mulai dari tahap awal pengkondisian, sampai tingkat akhir.

“Warga desa ditipu secara publik atas ijazah Aspal kades sehingga panitia kesannya menutup nutupi dokumen palsu seorang calon kades, warga desa babokerong ditipu secara publik atas ijazah Aspal kades bukan sekedar di rugikan tetapi tertipu,” ungkapnya.

Sementara itu, Adnan Watan selaku Kordinator Forum Pemuda Peduli Rakyat mengungkapkan bahwa dugaan ijazah aspal kades Babokerong ini sangat mencoreng nama besar pendidkan di lembata dan cukup memalukan nama besar beberapa tokoh intelektual indonesia yang lahir dari rahim lewotanah lembata, perilaku penipuan ijazah aspal ini semestinya di bumi hanguskan dari bumi lembata sebagai warga lembata cukup malu soal ini.

“Ijazah Aspal itu merupakan ulah dari oknum mafia pendidikan yang ingin mencari jalan pintas untuk mendapatkan sesuatu yang instan dengan cara memalsukan dokumen negara ini, kalau tidak ada ijazah jangan paksa diri punya ijazah melalui pemalsuan karena ini bisa mencoreng nama baik pendidikan di indonesia khususnya di tanah lembata ini serta mencoreng marwah lembaga/yayasan yang dikelolah,” tegas Adnan.

Adnan watan juga menyampaikan hal ini semestinya bapak bupati yang merupakan latar belakang akademis harus jeli melihat dan mendengar agar embrio pemalsuan ijazah ini tidak merajalela di tanah lembata serta tidak ada gen pemalsuan ijazah ini sebab hal hal yang urgent seperti ini akan menjadi kebiasaan atau budaya secara turun temurun di lembata serta membiarkan oknum berkembang dengan pemalsuan ijazah ini di tanah lepanbatan.

Selain itu, Kepolisian juga musti jelih melihat bahwa dugaan ijazah aspal kades Babokerong bukan sekedar merugikan warga tapi ini penipuan terhadap semua warga lembata secara umum dan khususnya warga desa Babokerong dengan berani memajikan diri sebagai kepala desa.

Adnan watan juga mengajak kepada seluruh masyarakat di Indonesia pada khususnya masyarakat NTT bahwa jangan lacuri nawacita pendidikan dan lembaga atau yayasan lewat pemalsuan dokumen negara (ijazah) untuk kepentingan namun mari menjaga nawacita pendidikan dan nama baik lembaga agar tidak mencedarai dunia pendidikan yang ada di indonesia ini. (*pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *