Pelantikan Pengurus DPC GMNI Sumba Timur, Wabup Wadu Tekankan Soal Peran Pemuda

  • Whatsapp
Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu menghadiri kegiatan pelantikan pengurus DPC GMNI Sumba Timur masa bakti 2021-2023
banner 468x60

Waingapu, penanusantara.com – Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu menghadiri kegiatan pelantikan pengurus DPC GMNI Sumba Timur masa bakti 2021-2023 dan Membuka secara resmi Pekan Penerimaan Anggota Baru angkatan ke XV.

Acara berlangsung di aula kecamatan Kanatang, Jumat, 5 November 2021. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Kanatang, Ketua DPP GMNI yang di Wakili Oleh ketua Bidang Usaha Gerakan, ketua Dewan Pimpinan Daerah GMNI NTT, Kapolres Sumba Timur yang di wakili oleh Kapolsek Kanatang, organisasi cipayung, organisasi lokal dan Jajaran seluruh pengurus komisariat se Sumba Timur.

Read More

banner 300250

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, atau disingkat GMNI, lahir sebagai hasil babak peleburan tiga organisasi mahasiswa yang berasaskan Marhaenisme Ajaran Bung Karno. Dan menyelangarakan kongres pertama di Surabaya dan ditetapkan sebagai hari lahirnya GMNI pada 23 Maret 1954.

GMNI merupakan organisasi Nasional yang ada seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pekan Penerimaan Anggota Baru atau disingkat dengan PPAB adalah masa penerimaan anggota baru GMNI yang ditujukan kepada seluruh mahasiswa Indonesia. PPAB berfungsi sebagai media perkenalan organisasi kepada seluruh mahasiswa Indonesia sebagai calon anggota GMNI agar dapat lebih memahami organisasi, peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab, visi dan misi GMNI serta perannya dalam berbangsa dan bernegara sebagai organisasi perjuangan sekaligus terminal kader.

Dengan pelaksanaan PPAB tersebut diharapkan para calon anggota akan berminat untuk menetapkan pilihannya bergabung dengan GMNI sebagai generasi muda yang peka akan ketimpangan kondisi disekitarnya.

Adapun Tujuan PPAB adalah melakukan recruitment anggota secara massal sebanyak-banyaknya. Hal ini sebagai bentuk perluasan basis massa organisasi sekaligus sebagai bentuk dari penyebarluasan faham/ideologi Marhaenisme sebagai suatu cara hidup dan berprilaku serta cara berpikir dalam menganalisa berbagai persoalan yang timbul dalam tataran pergaulan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu memberikan motivasi tentang pentinnya berorganisasi. Sebab menurut Wadu dengan berorganisasi akan dibina menjadi seorang pribadi yang akan mampu berpikir, bertindak dan mampu bekerja sama atau dalam kata lain membangun kekuatan pertemanan yang nantinya akan berguna di kemudian hari.

Lanjut Wabup juga menjelaskan Bahwa GMNI yang berasaskan Marhaenisme harus benar benar mampu mengimplementasikan demi memperjuangkan kaum marhaen itu sendiri.

“Agar tidak salah paham GMNI yang berasaskan Marhaenisme bukanlah organisasi sayap PDIP melainkan adalah organisasi kemahasiswaan yang berlandaskan idiologi marhaenisme. Sedangkan PDIP adalah oraganisasi politik. Serta GMNI dan PDIP berbeda dalam sejarah terbentuknya,” tekan wabup.

Ia juga menyampaikan bahwa peran pemuda dan mahasiswa sangatlah penting terbukti dapat menggulingkan resim orde baru.

“Dan saya waktu tahun 98 terlibat dalam proses itu sebagai kordinator kampus di Bali,” paparnya.

Selanjutnya Wabup menyampaikan di tangan anak anak mudalah masa depan kabupaten Sumba Timur. Ia juga menyampaikan pemerintah hari ini adalah pemerintah yang siap menerima kritikan dan masukan dan ia sangat berharap aga GMNI dapat memberikan sumbangsi pemikiran bagi kabupaten Sumba Timur. (*tms)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *