Pemkab Belu Gandeng CRS Bangun Proyek Incident, Ini Manfaatnya

  • Whatsapp
Bupati Belu, Taolin Agustinus, saat memberikan arahan
banner 468x60

Atambua, penanusanrara.com – Pemerintah Kabupaten Belu menggandeng Catholic Relief Services – United States Conference of Catholic Bishops (CRS-USCCB). Lembaga yang sudah berkarya sejak tahun 1957 di Indonesia ini akan meluncurkan Program Increasing Resiliency through CCA and DRR in Nusa Tenggara (INCIDENT) dengan dukungan dana dari USAID/Bureau for Humanitarian Assistance (BHA).

CRS akan bekerja di 3 kabupaten yang berada di Nusa Tenggara Timur, yakni Belu, Flores Timur, dan Lembata. Setiap kabupaten akan dipilih 5 desa yang menjadi sasaran kegiatan proyek INCIDENT. Untuk Kabupaten Belu, desa yang dipilih adalah Desa Umaklaran, Bauho, Dafala, Rinbesihat dan Desa Tasain.

Read More

banner 300250

Tidak hanya itu, CRS juga menggandeng Perkumpulan Relawan CIS Timor di Kabupaten Belu, sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kapasitas lokal dan memperkuat dampak program yang berkelanjutan.

Sektor Utama dan Kegiatan Kunci Proyek INCIDENT akan difokuskan pada 3 sektor utama, yaitu Peningkatan Teknik Pertanian Cerdas Iklim, Pengurangan Risiko Bencana, dan Penguatan Ekonomi Masyarakat.

Peluncuran Proyek Incident Kabupaten Belu, berlangsung 4-6 Oktober 2022. Program ini rencananya akan dilaksanakan mulai bulan September 2022 hingga April 2024.

Bupati Belu, Taolin Agustinus, dalam arahannya mengatakan, penguatan kelompok dan replikasi kegiatan ini kita bisa melihat input atau outputnya.

“Kita harus bisa mengubah mindset dan masuk ke program prioritas dari visi dan misi Pemerintah Kabupaten Belu,” ucap Bupati Belu.

Bupati Taolin juga mengapresasi kehadiran CRS yang meluncurkan Proyek INCIDENT untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat di Kabupaten Belu, terhadap perubahan iklim dan bencana.

“Gubernur NTT menegaskan agar kita segera keluar dari kemiskinan dengan bekerja keras, agar kita bisa bangkit dari ketertinggalan,” ujarnya.

Oleh karena itu, luasan lahan kosong yang masih ada, harus di kelola secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah siap memfasilitasi masyarakat dengan alsintan, juga para pendamping untuk memastikan agar para petani bisa meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya. (prokopimbelu)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *