Penghuni Karang Dempel Gelar Aksi Protes Tolak Penutupan Prostitusi

  • Whatsapp
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Puluhan penghuni lokalisasi Karang Dempel (KD) yang tergabung dalam Organisasi Pekerja Sosial Indonesia (OPSI) menggelar aksi demontrasi di depan kantor DPRD NTT pada Senin 10 Desember 2018.

Dalam aksi itu OPSI bergabung dengan Front Perjuangan Rakyat (FPR). Mereka memprotes kebijakan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menutup tempat prostitusi di Kota Kupang.

Aktivis FPR yang juga Koordinator Umum Aksi demonstrasi, Inosentius Naitio mengatakan penolakan penghuni KD lantaran Pemkot Kupang beralasan penutupan tersebut untuk menekan tingkat HIV AIDS. Padahal menurut Naitio, data dari Komisi Penanggulangan Aids tingkat pengidap HIV AIDS terbesar di Kota Kupang bukan dari wanita pekerja seksual.

Menurut Ia, pekerja sex di Kota Kupang nekad terjun ke dunia hitam karena faktor ekonomi. Banyak dari PSK, lanjut Ino, memiliki tanggungjawab terhadap ekonomi keluarga.

“Mereka jadi PSK untuk biayai sekolah anak-anak, membiayai keluarga, mereka bukan untuk kesenangan pribadi,” ujar Ino.

Ino menambahkan, penutupan tempat porstitusi di Kota Kupang hanya akan melahirkan masalah baru. PSK akan semakin liar dan penyakit HIV AIDS akan semakin meningkat.

Dia mengatakan, FPR akan terus melakukan perlawanan wacana penutupan prostitusi hingga kebijakan itu dibatalkan.

Sementara salah satu pekerja Sex dalam orasinya mengatakan bahwa pihaknya meminta perlindungan bukan untuk mencari kesenagan tetapi kita mencari nafkah.

Pihaknya juga mengaku mereka juga selalu menjalankan sholat 5 waktu dan sholat jumat.

Pito Atu

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *