Perjalanan Cinta Remaja 16 Tahun dan Nenek 71 Tahun di OKU Sumsel

  • Whatsapp
Ilustrasi pernikahan (pixabay.com)

Baturaja, penanusantara.com – Slamet Riyadi (16), remaja warga Desa Karang Endah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, nekat menikahi Rohaya, nenek berusia 71 tahun yang sudah memiliki tiga cucu.

Menurut Darmi, ayah angkat Slamet di Baturaja, pernikahan anak yang diasuhnya sejak berumur 1,5 tahun tersebut berlangsung pada Minggu, 2 Juli 2017, sekitar pukul 19.30 WIB di rumah Siswoyo, Ketua RT 01 Desa Karang Endah. Pernikahan itu sedianya dipandu penghulu Ibnu Hajar yang merupakan mantan P3N desa setempat.

Darmi mengatakan, keinginan Slamet untuk menikahi Rohaya yang akrab disapa Ombai tersebut terungkap sejak dua tahun lalu. Namun, permintaan itu tidak ditanggapi karena wanita yang ingin dinikahinya itu terpaut usia sangat jauh.

“Sekitar tiga bulan terakhir Slamet kembali meminta saya agar dia dinikahkan dengan Ombai Rohaya serta minta uang sebesar Rp 8 juta untuk biaya pernikahan,” katanya, dilansir Antara, Selasa, 4 Juli 2017.

Meski uang yang dipinta Slamet tidak diberikan karena keluarga tidak setuju, remaja tersebut tetap melangsungkan pernikahannya dengan seadanya. “Yang jelas semua sudah kehendak Allah dan kita hanya bisa mendoakan agar pernikahan mereka berjalan baik dan selalu akur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Endah, Cik Ani, saat dikonfirmasi mengaku sebelumnya pernah didatangi oleh Slamet yang meminta untuk dinikahkan dengan Rohaya. Serupa dengan orangtua asuh Slamet, Cik Ani menyuruh remaja itu pulang karena menilai permintaannya sangat aneh.

“Kemudian, saya memanggil Ketua RT 01 untuk menanyakan kebenaran dari hal keinginan Slamet itu,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat berkoordinasi dengan seluruh perangkat desa untuk membahas dilema cinta buta yang dialami warganya itu, Slamet kembali mendatangi Kades guna menanyakan kelanjutan dari niatnya ingin menikahi Rohaya.

“Saya tidak bisa menghalangi pernikahan mereka. Terlebih lagi, Slamet mengancam kalau mereka berdua akan meminum racun jika keinginannya dihalangi,” ujar Cik Ani.

Pernikahan antara remaja di bawah umur dengan nenek tiga cucu itu akhirnya berlangsung dengan mahar sebesar Rp 200 ribu. Video pernikahan mereka langsung viral beredar di media sosial.

Di video itu, Slamet langsung menutup mukanya saat dinyatakan sah oleh penghulu. Sementara, sebagian tamu yang menyaksikan pernikahan langsung meloncat-loncat kegirangan. (Liputan6.com)

Komentar Anda?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *