Perkenalkan Tarian Likurai di Jerman dan Belanda, Empat Pegawai Pemkab Tetap Mendapatkan Sanksi

  • Whatsapp
, Sekretaris Daerah Pemkab Belu Johanes Andes Prihatin
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com – IBUIBU BELU demikian nama group Tarian Likurai Kontemporer yang dibawakan enam penari asal Kabupaten Belu dengan kreografer Eko Supriyanto di Jerman dan Belanda diapresiasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda Belu)

Seperti yang dikatakan, Sekretaris Daerah Pemkab Belu Johanes Andes Prihatin yang dikonfirmasi, Sabtu, 23 Oktober 2021 lalu terkait IBUIBU BELU yang mementaskan Tarian Likurai Kontemporer yang dibawakan enam penari asal Kabupaten Belu dengan kreografer Eko Supriyanto di Jerman.

Read More

banner 300250

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada mereka semua komponen masyarakat yang sudah berniat membangun Kabupaten Belu, termaksud memperkenalkan budaya Belu ke Luar Negeri.

“Ya tentu terima kasih kepada mereka dan kepada semua komponen masy yg sdh berniat membangun kab belu, termasuk memperkenalkan kebudayaan belu di luar negari,” ungkapnya saat itu.

Sebelumnya pada tahun 2020, tarian ini pertama kali dipentaskan di Salihara, Jakarta dan dilanjutkan di Yokohama Jepang.

Sementara lima orang penari asal Kabupaten Belu yang mementaskan Tarian Likurai itu, rupanya tidak mendapatkan izin dari Bupati Belu Taolin Agustinus.

Diketahui ke tiga penari itu merupakan Tenaga Kontrak (Teko) Daerah di Pemkab Belu, diantaranya Adriyani S. M Hale dan Evie Anika Novita Nalel, sementara Marlince Ratu Dabbo merupakan tenaga Honorer pada SDI Tulamalae,  dan Yunita Dahu (Honor pada SMA Taruna Mandiri Fatubenao).

Sesuai surat Nomor 420/PK/611/X/2021 itu, bahwa Bupati Belu tidak memberikan izin untuk mengikuti kegiatan tour keliling Eropa yang kegiatannya mulai pada 23 September 2021 sampai dan 10 November 2021, kepada

Surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu Jonisius R. Mali itu tertanggal 01 Oktober 2021 yang juga viral di media sosial facebook itu juga meminta kepada Kepala SDI Tulamalae memberikan surat panggilan kepada Tenaga Kontrak Deerah atas nama Angela Lavenia Leki, Marlince Ratu Dabbo agar menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Selain tidak mendapatkan izin dari Bupati Belu, mereka juga tak mendapatkan anggaran sepeserpun oleh Pemerintah Daerah untuk akomodasi dan transportasi selama di berada di Jerman dan Belanda melainkan semuanya dibiaya oleh Yayasan Eko Dance Company dan pihak pengundang.

Sekretaris Daerah Pemkab Belu Johanes Andes Prihatin yang dikonfirmasi lagi, Selasa, 26 Oktober 2021 mengaku surat yang diperoleh media ini tidak bisa dikomentari, pasalnya menurutnya ada etika.

Namun soal keikutsertaan mereka di tour Eoropa tentu harus ada aturannya. soal anggaran salah satunya ada aturan dan keikutsertaan mereka juga ada aturannya.

Menurutnya Kelima orang IBUIBU BELU itu sendiri bila status mereka PNS atau Tenaga Kontrak (Teko) , tentu sebelum berangkat harus ada izin dari Pimpinan.

Lanjutnya, bagi yang tidak berizin akan dianggap lalai dan meninggalkan tugas, tentu menurutnya harus ada sangsinya.

Menurutnya, maksud baik harus dilakukan dengan cara baik dan tidak melanggar aturan.

“Tapi kalo soal keikutsertaan mrk dlm tour tsb, tentu harus ada aturannya. Kemarin soal anggaran saya tegaskan ada aturannya. Ini soal keikutsertaan juga ada aturannya. Kalo status mrk PNS atau Teko, tentu sebelum berangkat harus ada ijin dari pimpinan. Itu aturannya jelas. Bagi yg tidak berijin, akan dianggap lalai dan meninggalkan tugas. Tentu harus ada sanksinya. Dalam berpemerintahan itu, aturannya jelas. Maksud baik harus dilakukan dgn cara yg baik dan tdk melanggar aturan,” jawab Johanes melalui pesan Whatsapp.

Ditanya Meskipun mereka memperkenalkan Tarian Likurai di kanca internasional, mereka juga tetap mendapatkan sangsi sesuai aturan yg berlaku.

Dijelaskan Sekda, Kelima orang itu merupakan orang pemerintah, melakukan sesatu harus memperoleh izin dari Pemerintah.

Untuk tahun ini, dikatakannya, Pemerintah tidak memiliki agenda kegiatan seperti di luar negeri.

“Mereka org pemerintah, melakukan sesuatu harus ada ijin dari pemerintah. Utk thn ini pemerintah tdk ada agenda kegiatan2 seperti itu di luar negeri,” jelasnya.

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *