Polsek Lamaknen dan DPRD Apin Saka Lakukan Penanganan Darurat Pasca Longsor di Ruas Jalan Weluli-Fulur

  • Whatsapp
Longsor di Ruas Jalan Weluli-Fulur
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Lamaknen, Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan sejumlah langkah penanganan darurat pasca longsor di ruas Jalan Weluli – Fulur, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, beberapa waktu lalu.

Longsor yang terjadi di ruas Jalan Weluli – Fulur itu terjadi usai hujan lebat.

Kepala Polsek Lamaknen, Yesaya Lontorin yang ditemui media ini mengatakan longsor itu terjadi akibat hujan yang lebat dan juga kendaraan berat yang masih melintas di ruas jalan tersebut.

Menurut Kapolsek, jika hujan yang terus menerus maka ruas jalan yang diperbaiki untuk itu sementara akan runtuh atau rusak kembali, selain itu sejauh ini ruas jalan ini selelalu di lewati kendaraan besar.

“Karena ada proyek sabuk merah, fuso besar muat excavator, jika lewat jalur Builalu maka tidak bisa karena ada jalan yang putus dan tidak bisa lewat,”katanya.

Diakui Kapolsek Yesaya Lontorin, Penanganan pertama yang dilakukan, pihaknya bekerja sama dengan DPRD Belu asal Dapil 3 Frans Xaver Saka atau akrab disapa Apin Saka.

“Kami dengan Bapak Dewan Apin Saka, dengan dia (Apin Saka) sendiri gerakan dump truck dengan sertur pakai loder, beliau (Apin Saka) yang mengendarai loder sendiri,” ujarnya.

Meskipun waktu itu pihaknya melakukan penanganan sementara namun berselang beberapa hari kemudian ruas jalan itu kembali rusak.

“Baru-baru hari sabtu kemarin itu yang sangat parah, kendaraan tidak bisa lewat hanya bisa roda dua,” katanya.

Pihaknya pun akhirnya melakukan kordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Belu Vincent K. Laka dan Kadis PUPR dan stafnya datang meninjau lokasi ini.

Disampaikan Kaposlek bahwa menurut kadis PUPR musim panas baru bisa disertur selanjutnya gunakan excavator.

Ia pun menuturkan bahwa jika ruas jalan ini putus maka masyarakat beberapa desa terisolasi atau bisa saja transit, pasalnya ruas jalan ini menghubungkan beberapa desa diantaranya Kecamatan Lamaknen itu hampir 3 desa dan Lamaknen Selatan 6 desa.

Pantaun media ini di lokasi jalan rusak, Rabu (30/11/2022) warga yang melintas menggunakan kendaraan harus berhati hati dan kecepatan kendaraan harus dikurangi. (pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *