PPJ : Menyongsong HUT Ke 5, Pena Nusantara Gelar Pelatihan Jurnalistik

  • Whatsapp
Alfridus Ciompah, Peserta Pelatihan Jurnalistik (PPJ) Pena Nusantara

Kupang, penanusantara.com – Menyongsong Hari Ulang Tahun Media Pena Nusantara (PN) ke 5 pada tanggal 15 Oktober 2021 mendatang di meriahkan dengan berbagi ilmu melalui kegiatan pelatihan Jurnalistik secara daring. Sabtu, (18/09/2021).

Kegiatan yang dilakukan dengan Moto “Cerdas Menembus Media” di buka resmi oleh Pemimpin Redaksi Media Pena Nusantara Yosep Pito Atu,
diikuti oleh kalangan Mahasiswa, Pemuda, Aktivis dan Wartawan.

Read More

Dalam kegiatan tersebut ada materi-materi yang di paparkan dalam Dunia Jurnalistik yakni teknik dasar Jurnalistik yang dibawakan oleh Pemred Pena Nusantara Yosep Pito Atu.

Kemampuan Menganalisis Media dibawakan oleh Ketua Komisi Penyiar Indonesia Daerah (KPID) Fredrik Bau, dan Materi Teknik Investigasi yang dibawakan oleh Pemred Media Katong NTT.Com Rita Hasugian.

Pemimpin Redaksi PN saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan menyongsong HUT PN ke 5 pada tanggal 15 Oktober mendatang.

Dikatakan Media Pena Nusantara melakukan kegiatan tersebut guna memacu Masyarakat untuk mengetahui bagaimana menganalisis informasi di berbagai media yakni Media Massa, Media Cetak dan Media Sosial yang berkembang begitu pesat saat ini.

Selain itu tambahnya, pelatihan ini juga sebagai tujuan agar Pelajar bisa lebih tau tentang dunia Jurnalistik dan bisa bergabung dalam dunia Jurnalistik.

“Dengan pelatihan ini kita mengharapkan akan memunculkan Pelajar yang memiliki kemampuan dalam mengelola Media Massa secara handal untuk semakin mempercepat pencapaian sebuah tujuan dalam organisasi kelompok atau masing-masing individu,” jelas Yosep.

Pada kesempatan itu, salah satu Narasumber Fredrik Bau dalam membawakan materi kemampuan menganalisis Media mengatakan, materi yang dibawakan menurutnya sangat penting untuk di ketahui pasalnya di era digital sudah banyak Media maka sebagai masyarakat harus lebih cerdas dalam menganalisis informasi di berbagai Media.

“Terutama Media baru itu Medsos, ada Facebook, WA Group lebih sadis itu menyebarkan berita tanpa mengkonfirmasi sebuah informasi apakah itu fakta atau hoax,” kata Ketua KPID itu.

Pada Kesempatan itu juga dirinya mengatakan kepada para pelajar yang ikut dalam pelatihan itu,  menjadi seorang Wartawan dalam menyajikan berita harus sesuai Fakta karena dalam berita Media, Fakta adalah suci.

“Berita dalam Media, Fakta adalah suci,” ungkap Mantan Wartawan Pos Kupang itu.

Penulis : Alfridus Ciompah
Peserta Pelatihan Jurnalistik (PPJ) Pena Nusantara

Komentar Anda?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *