Program CP Bendungan Tilong Akan menjadi Icon Wisata Baru

  • Whatsapp
Sosialisasi Program CP Bendungan Tilong (foto: ARB/Kamis, 01 Juli 2021)
banner 468x60

Kupang penanusantara.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Sumber Daya Air, Balai Wilayah Nusa Tenggara Timur ll menggelar sosialisasi tingkat Kecamatan dengan tema “Kegiatan Partisipasi Masyarakat Bendungan Tilong”, bertempat di kantor Camat Taibenu, Kabupaten Kupang pada Kamis, 01 Juli 2021.

Kegiatan Sosialisasi ini merupakan kerja sama oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Sumber Daya Air, Balai  Sungai Wilayah Nusa Tenggara ll dengan masyarakat dalam hal bersinergi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan memelihara Bendungan Tilong, agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik –baiknya kedepan.

Read More

banner 300250

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Camat Taibenu Eliaser M. Manesi, S.Sos, dalam sambutannya Ia sangat antusias dan berterima kasih kepada pihak Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara ll yang sudah dengan fokus memberikan perhatian kepada masyarakat dalam menjaga dan memelihara Bendungan.

Kegiatan ini dihadiri Oleh Camat Taibenu, akademisi Dr. Laurensius Lehar, S.P,.M.P, Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus K. Feka, S.sos bersama Anggota, Tokoh Masyarakat Desa, dan Para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan pemaparan materi sosialisasi yang di bawakan oleh Kepala Seksi pemeliharaan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara Timur ll, Yohanes Harapan, S.T,.M.Si menjelaskan perbedaan waduk dan bendungan dan cara pemanfaatannya, serta kontribusi masyarakat disekeliling waduk agar dapat menjaga dan merawat Waduk. Ia menjelaskan bentuk partisipasi masyarakat sangat diharapkan peranannya seperti mereboisasi lahan merupakan bentuk partisipasi dari masyarakat.

“Saya mengharapkan kontribusi dari masyarakat di sekeliling waduk agak dapat menjaga dan memelihara waduk serta lingkungan sekitar sehingga dapat menyadari upaya Mitigasi sedimentasi,” ujarnya.

Selanjutnya Ia berharap kepada Masyarakat tetap menjaga lingkungan hunian disekitaran dan menjaga keamanan waduk serta mengingatkan agar lahan strategis hunian di sekitar bendungan agar tidak di jual sehingga kedepannya lahan dapat di manfaatkan secara mandiri contohnya seperti pengembangan aikon pariwisata.

Sementara itu Kapolsek Kupang Tengah Ipda Elpidus K. Feka, S.Sos dalam materinya ia menjelaskan pembangunan ini tidak dapat berjalan apa bila tidak ada partispasi dari masyarakat.

“Jadi yang kita bicara disini adalah partisipasi masyarakat, apapun itu pembangunannya kalau tidak ada partispasi masyarakat tentu tidak berjalan,” jelasnya.

Kegiatan Sosialisasi ini juga di hadiri oleh Dr. Laurensius Lehar, S.P,. M.P sebagai Narasumber, menjelaskan bahwa ada 5 potensi dalam pemanfaatan waduk yaitu, untuk mangairi daerah irigasi di Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan sekitarnya, menyuplai air bersih, sebagai tempat wisata, perikanan air tawar, dan konservasi air.

Ia juga berharprap agar program Community Participatory (CP) punya maanfat yaitu untuk keamanan waduk, benilai ekonomi dan capacity building atau sebagai suatu proses untuk melakukan sesuatu, atau serangkaian gerakan, perubahan baik itu di daerah tangkapan air (DTA) maupun disekitar waduk.

“Dengan strategi sosialisasi ini mudah-mudahan ada kelanjutan Kedepan sehingga ada program-program perencanaan tingkat Desa seperti ekonomi produktif dan mendorong kelompok masyarakat (pokmas) agar bisa mandiri sehingga kedepannya dapat berkerja dengan dananya sendiri,” tutupnya. (ABR)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *