Sikumana Dihantam Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak Parah

  • Whatsapp
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Angin Puting beliung yang terjadi di Kelurahan Sikumana menyebabkan puluhan rumah rusak parah.

Kejadian tersebut sangat cepat tapi menyebabkan banyak rumah warga yang hancur, warga pun sampai saat ini hanya bisa menunggu bantuan dari Pemerintah.

Read More

banner 300250

“Saya melihat angin datang sangat cepat sekali dan langsung lewat, seng berterbangan seperti elang di langit,” kata Nitanel, salah satu korban yang rumahnya hancur saat di temui di tempat kejadian, Kamis (02/11/17).

Kini Warga sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah. untuk sementara bantuan hanya berupa terpal.

“Kami sangat mengharapkan bantuan karena malam ini kalau hujan pasti akan susah,” imbuhnya.

Lurah Sikumana, Daniel Mone saat di temui di kediamannya mengaku kaget dengan kejadian ini, Dirinya juga mengaku melihat langsung kejadian tersebut.

“Saya juga sangat kaget dengan kejadian ini, karena rumah yang dekat dengan rumah saya juga hancur,” katanya.

“Ada laporan dari 6 RT yang lapor, jadi kurang lebih untuk sementara ada 69 rumah yang hancur, Ada kerusakan berat, ada juga kerusakan ringan” lanjutnya

Untuk itu Daniel Mone mengimbau warganya agar tetap tenang karena masih di data untuk bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Bencana alam ini, saya minta partisisipasi dari masyarakat untuk besok baru kita data secara baik,” Imbuh Daniel

Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kota Kupang Robert Rikana, saat di temui di tempat kejadian mengatakan bahwa masih sementara di data berapa rumah yang pasti karena untuk sementara belum jelas.

“Untuk smentara bantuan berupa terpal, tapi kami akan data semua selanjutnya akan di teruskan ke kelurahan untuk dapat bantuan dari pemerintah dalam hal ini dinas sosial Kota Kupang,” katanya.

Yapi Manuleus, Pito Atu

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *