Sumpah Pemuda, dan Ikthiar Mahasiswa Lembata

  • Whatsapp
foto bersama usai Talk Show
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-93 Tahun, Perhimpunan Mahasiswa Asal Lembata (PERMATA) Kupang mengadakan Kegiatan Talk Show dan Mimbar bebas, di Sekretariat Permata Kupang, Jalam Adisucipto Penfui, Kota Kupang Kamis, 28 Oktober 2021.

Kegiatan yang Mengusung tema “Revitalisasi Ikrar Sumpah Pemuda dan Internalisasi Peran Mahasiswa Lembata” itu dihadiri beberapa Organisasi Kepemudaan Lokal (OKP) Daerah yakni, Asosiasi Mahasiswa Lembata (AML) Kupang, Gerakan Muda Mahasiswa Asal Atadei (Gemma) Kupang, MAWU Kupang, GALEKA Kupang, Angkatan Mudah Mahasiswa Pelajar Asal Ile Ape (AMMAPAI) Kupang, dan Perwakilan dari Mahasiswa Nagawutun Wulandoni.

Read More

banner 300250

Talk Show yang di Pandu langsung Oleh Hendrikus Tedemaking (Pengurus Permata) mengawali pemembahasan Peran Mahasiswa Lembata dalam Menyongsong Kemajuan Daerah.

Turibius Senai Raya Rino, Selaku Ketua Umum Permata Kupang menjelaskan Pentingnya peran Pemuda/Mahasiswa dalam pembangunan Bangsa.
Ia, mengatakan Pemuda/Mahasiswa dewasa ini sangat jauh dari titik nadir.

Pasalnya menurut dia, jarang menemukan Mahasiswa yang punya semangat lebih dalam berkontribusi terhadap Negara.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Mahasiswa Lembata, Philadepianus J O Making saat dimintai pendapat menegaskan, bahwa Motif gerakan Sumpah pemuda 93 Tahun yang silam adalah bersatu untuk melawan Kolonialisme Belanda.

Dijelaskannya persatuan Pemuda dan Pemudi Indonesia saat itu merupakan awal semangat pemuda yang harus di internalisasi kan oleh Pemuda dan Pemudi saat ini.

Lebih lanjut, Orik menambahkan bahwa dalam Kapasitas sebagai Mahasiswa Lembata, Mestinya ada Kesadaran Kolektif untuk bersama bersinergi dalam Pembangunan Daerah Lembata.

Hal senada juga disampaikan Oleh Laga Ligen yang mewakili Organisasi Ammapai Kupang.

Ligen membenarkan, Mahasiswa Lembata saat ini banyak yang belum sadar akan tugas dan peranya untuk Lembata.

Hal itu mungkin Kata Ligen dipengaruhi oleh menurunnya semangat Berorganisasi dan Kemuan untuk belajar.

Saat bersamaan Ketua Umum Mawu-Kupang, Konradus Kopaq dalam kesempatan itu mengapresiasi Permata Kupang yang sudah menyelenggarakan Kegiatan produktif dalam mengisi hati peringatan Sumpah Pemuda ini.

Kondra, dalam kesempatan itu mengajak seluruh Mahasiswa Lembata yang bernaung dibawa organisasi untuk terus menciptakan Kolaborasi Kegiatan untuk menggalang Ide dan gagasan bagi Lewotana Lewoauq Lembata.

Kegiatan Talk Show yang berlangsung selama dua Jam itu, dilanjutkan dengan Mimbar bebas yang di sampaikan oleh tiap-tiap Perwakilan Organisasi.

Robin Wuwur, Ketua Umum Gemma Kupang sebagai salah satu Orator dalam mimbar bebas tersebut, membakar semangat Mahasiswa Lembata yang hadir dalam acara tersebut.

Wuwur mengatakan, Kalau Bukan sekarang Kapan lagi, Kalau bukan Kita Siapa lagi, Selagi Masih muda Marilah Kita terus berbuat baik, ungkanya.

Usia, Mimbar bebas dilanjutkan dengan Pembacaan dan Penandatanganan Komitmen bersama Mahasiswa Lembata dengan Poin-poinnya Sebagai berikut :

1. Kami Mahasiswa Lembata Berkomitmen Untuk Menjaga dan mengharumkan nama baik Lewotana Leuauq Lembata
2. Kami Mahasiswa Lembata Berkomitmen untuk Mendedikasikan dan Mendarmabaktkan diri sepenuhnya Untuk Lwotna Leuauq Lembata
3. Kami Mahasiswa Lembata Berkomitmen untuk menjaga Keutuhan dan Persatuan Mahasiswa Lembata di Kota Kupang.

Sumber : Permata Kupang

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *