Terima Tim Vasitasi KIP, Wabup Belu : Semoga Desa Kabuna Menjadi 3 Besar Bukan 10 Besar

  • Whatsapp
Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens, menerima Tim Visitasi Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP)
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com –  Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens, menerima Tim Visitasi Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Selasa (8/9/2021). Tim visitasi ini terdiri dari Kementerian Desa dan PDT, Bakti Kominfo dan Perwakilan Tim Komisi Informasi NTT.

Kedatangan Wakil Bupati Belu bersama Tim visitasi di Kantor Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Selasa (8/9/2021) disambut tarian likurai, sapaan adat dan pengalungan Tais Belu.

Read More

banner 300250

Dalam sambutan, Wabup Belu, Alo Haleserens menyampaikan terima kasih kepada Tim Visitasi yang telah melakukan seleksi sehingga Desa Kabuna Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu terpilih mewakili seluruh desa di Provinsi NTT untuk mengikuti seleksi Keterbukaan Informasi Publik secara nasional.

“Kami dukungan penuh, semoga Desa Kabuna bukan hanya menjadi 10 besar saja tetapi bisa menjadi 3 besar se-Indonesia,” harap Wabup Belu.

Wabup Alo Haleserens pada kesempatan itu juga menyampaikan bahwa ditengah pandemi COVID-19 dan keterbatasan pembiayaan, Pemkab Belu terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pembangunan diberbagai sektor dengan visi besar yakni Masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.

“Saya sudah lakukan pemantauan terhadap 69 desa dan 12 lurah, salah satu yang saya pantau adalah Kepala Desa Kabuna karena saya mau pastikan kepala desa yang memimpin wilayah penyangga di Kabupaten Belu atau Kota ini harus melakukan seluruh pekerjaan birokrasi kepemimpinan di desanya secara bersih, transparan, akuntabel dan berintegritas. Karena bersih, akuntabel, transparan dan berintegritas sesuatu yang sangat mahal dan langkah di muka bumi saat ini,” jelas Wabup.

Kepada tim visitasi Wabup mengharapkan agar melakukan tugas dan tanggung jawabnya sampai selesai, dan kami dari Pemkab Belu menunggu hasilnya.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada pemimpin kita di Jakarta, kepada bapak Menteri Kominfo dan Menteri Desa serta semua elemen atas perhatian mereka terhadap Pemerintah Kabupaten Belu secara khusus kepada yang sudah melakukan penilaian awal sehingga Desa Kabuna masuk 10 besar nasional dari 75.000 desa di seluruh Indonesia,” ujar Wabup Belu.

Komisioner Komisi Informasi Pusat, M. Syahyan mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Belu khususnya Desa Kabuna harus berbangga dan bersyukur karena Desa Kabuna bisa masuk nominasi 10 besar dalam penilaian Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik tahun 2021 mengungguli 75000 Desa di Indonesia.

Lanjutnya, saat ini pemerintah terus mendorong agar pengelolaan dana desa dan lainnya secara transparan dan ini sejalan dengan visi Kepala Desa Kabuna, yaitu bersih dan transparan.

Dijelaskan Syahyan, program Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik merupakan salah satu program unggulan atau program utama dari keterbukaan informasi publik dan salah satu upaya Komisi Informasi adalah mendorong agar keterbukaan ini benar-benar dijalankan terutama di Desa.

Lanjutnya, Desa menjadi target karena saat ini pemerintah telah menganggarkan dana desa yang cukup besar sehingga sebanding dengan pengelolaannya.

“Jadi anggaran yang besar itu, kalau tidak dikelola secara transparan bisa berpotensi disalah gunakan. Makanya kita mendorong agar terbuka sehingga dana Desa yang begitu besar bisa dirasakan oleh masyarakat desa, tentunya untuk peningkatan kesejahteraan,” terangnya.

Kades Kabuna, Adrianus Y. Laka, menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Belu bersama Tim Visitasi, Kadis PMD, Pendamping Desa, Ketua BPD Desa Kabuna, Kepala Dusun, RT/RW yang telah hadir dan mendukung sehingga Desa Kabuna menjadi salah satu nominasi Desa Keterbukaan Informasi Publik.

“Ini merupakan kebanggaan untuk kami. Selamat datang di desa kami yang sederhana. Desa kami kecil dalam kemajuan tetapi memiliki wilayah yang luas dan juga sebagai desa penyangga kota. Saya tidak menyangka kami dipilih untuk mewakili NTT untuk dilakukan visitasi pada hari ini,” terang Kades Kabuna.

Disampaikan Kades bahwa semua pengorbanan yang kami diberikan kepada masyarakat tanpa berpikir untuk mendapatkan apapun.

“Kami berkorban untuk menjabarkan visi-misi agar bisa berjalan secara mandiri dalam pengelolaan potensi desa untuk mewujudkan masyarakat sejahtera, berbudaya dan religius, kreatif dan peduli terhadap lingkungan,” singkat Kades.

Pada kesempatan itu juga Kades Kabuna mempresentasikan hasil Keterbukaan Informasi Publik yang telah dilaksanakan di Desa Kabuna sesuai dengan visi Kepala Desa. (*prokompimbelu)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *