UNICEF Berupaya Memperbaiki dan Tingkatkan Kases Perkembangan PAUD di Kota Kupang

  • Whatsapp
Foto bersama pertemuan konsultasi multisektor di Kota Kupang
banner 468x60

Kota Kupang, penanusantara.com – Pemerintah Indonesia dan UNICEF terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan akses terhadap perkembangan dan pengasuhan anak usia dini, pendidikan pra-sekolah dasar yang berkualitas.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, melalui dukungan Pemerintah Jepang dilaksanakan program pengembangan anak usia dini holistik integratif (Paud HI) di tiga provinsi di Indonesia termasuk di Provinsi NTT.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Pelaksanaan program di Paud di Provinsi NTT akan dilakukan di Kota Kupang dan kabupaten Timor Tengah Selatan/ TTS selama periode Agustus 2022 sampai Februari 2023. Untuk persiapan pelaksanaan kegiatan, maka diperlukan pertemuan konsultasi multisektor di Kota Kupang dalam memperkenalkan program, mendiskusikan rencana implementasi dan membangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan program Paud ini.

Program pengembangan anak usia dini holistik integratif didukung penuh UNICEF dan Pemerintah Jepang di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (5/7/2022)

Mewakili Wali Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega. selaku Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, mengatakan, Pendidikan Anak usia dini peran dan fungsi Paud tidak akan berjalan optimal, jika tidak ditopang oleh fondasi yang kokoh.

Menurut Ignasius, Paud merupakan sebuah jenjang pendidikan sebelum sekolah dasar, yang bertujuan untuk memberikan stimulasi kognitif kepada anak, agar anak siap dalan memasuki pendidikan dasar.

Untuk meningkatkan kualitas anak menjadi generasi emas tak terlepas dari perhatian dan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang secara formal dimulai dari Pendidikan anak usia dini, sedangkan untuk informal dimulai dari 1000 hari dari kelahiran, karena ini sangat penting dalam membentuk karakteristik dan kemandirian anak.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami mengatakan, Program Paud Holistik Integratif juga akan berkolaborasi dengan instansi-instansi terkait seperti dinas kesehatan, dispenduk, dinsos BKKBN dan instansi terkait lainnya dalam rangka penanganan stunting.

Djami juga menambahkan, data stunting dari 6 kecamatan yang ada di Kota Kupang ada 156 anak stunting dengan rincian, kecamatan Alak 96 orang,. kecamatan Kelapa Lima 21 orang anak, kecamatan Kota Lama 14 orang, kecamatan Kota Raja 3 orang, kecamatan Maulafa 3 orang, dan kecamatan Oebobo 13 Orang.

Menurut Dumul Djami, yang terpenting dari Paud HI yakni penanganan anak usia dini secara utuh atau menyeluruh baik dari sisi pendidikan, gizi dan kesehatan.

Selain itu, Paud HI juga berkaitan dengan pengasuhan dan perlindungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilakukan secara terpadu oleh berbagai pemangku kepentingan di tingkat masyarakat juga pemerintah.

“Yang terpenting dari Paud HI adalah bagaimana siswa dapat belajar dengan nyaman dalam suasana yang sangat nyaman dan enjoy,” kata Dumul Djami.

Dumul menambahkan sudah saatnya siswa di tingkat Paud, harus belajar sambil bermain dan bermain sambil belajar dalam suasana enjoy, tanpa tekanan dari siapapun termasuk guru.

Selanjutnya Kepala Kantor Perwakilan United Nations Children’s Fund (Unicef) Wilayah NTT dan NTB Yudhistira Yewangoe, Program di Paud di Provinsi NTT akan dilakukan di Kota Kupang dan kabupaten Timor Tengah Selatan/ TTS selama periode Agustus 2022 sampai Februari 2023.

Yudhistira juga menambahkan untuk persiapan pelaksanaan kegiatan, maka diperlukan pertemuan konsultasi multisektor di Kota Kupang dalam memperkenalkan program, mendiskusikan rencana implementasi dan membangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan program Paud ini.

Untuk itu, menurutnya, tujuan kegiatan ini sehingga memberikan informasi dan membangun pemahaman bersama seluruh stakeholder tentang situasi dan strategi program terkait anak usia dini di Kota Kupang.

Ia juga mengharapkan seluruh stakeholder membuat rencana tindak lanjut dalam mendukung implementasi program Paud HI dukungan UNICEF setelah kegiatan ini selesai.

Laporan : Yefri Elu

Komentar Anda?

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *