UPT Perpustakaan Uniwira Kupang Gelar Sosialisasi Unggah Mandiri Skripsi/Tesis

  • Whatsapp
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh 186 calon wisudawan/wisudawati dari semua program studi, Jumat, (1/7/2022).
banner 468x60

Kota Kupang penanusantara.com – “Persiapan yang tepat mencegah kinerja yang buruk”. Sehingga untuk mencegah yang buruk perlu ada persiapan yang baik.

Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Perpustakaan Pusat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Unggah Mandiri Skripsi/Tesis khusus bagi calon wisudawan/wisudawati periode II tahun akademik 2021/2022”.

Read More

banner 300250

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh 186 calon wisudawan/wisudawati dari semua program studi, Jumat, (1/7/2022).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pencerahan bagi calon wisudawan/wisudawati agar mereka dapat mengunggah skripsi dan tesis mereka secara baik dan benar atau mencegah kesalahan proses pengunggahan skripsi/ tesisi oleh mahasiswa dalam system repository Perpustakaan.

Dalam Sambutan pembuka oleh Kepala Perpustakaan Unwira, Silvester Suhendra, menjelaskan secara terperinci tentang repository. secara sederhana arti dari repository adalah tempat penyimpanan. dalam konteks kepustakawanan repository adalah suatu tempat dimana dokumen, informasi atau data disimpan, dipelihara dan digunakan.

Perpustakaan sebenarnya adalah sebuah repository akan tetapi dalam ruang lingkup yang lebih luas.
sistem repository skripsi ini merupakan sistem perpustakaan digital untuk menyimpan hasil-hasil penelitian mahasiswa ataupun dosen ke dalam bentuk database. membuat data skripsi tersimpan aman dalam bentuk data, tidak hanya dalam bentuk hardcopy/penjilidan.

Penyimpanan repository bukan lagi dalam bentuk bangunan atau ruangan melainkan dalam sebuah server komputer, karena bahan yang disimpan, diorganisasikan dan dilayankan adalah bahan-bahan digital. repository dalam hal ini adalah bagian dari perpustakaan digital.

Lebih lanjut, Silvester menjelaskan alasan perpustakaan perlu mengembangkan repository untuk mengumpulkan konten dalam satu lokasi sehingga mudah untuk ditemukan kembali, untuk menyimpan dan melestarikan aset intelektual sepanjang waktu.

Untuk menyediakan akses terbuka terhadap karya intelektual institusi kepada khalayak umum. untuk menciptakan visibilitas global bagi hasil karya ilmiah institusi.

“kalau dulu perpustakaan menyimpan data data khususnya karya ilmiah dosen dan mahasiswa dalam bentuk fisik atau hardcopy. tetapi metode itu adalah cara lama yang kurang efektif. di era digital ini, Perpustakaan Unwira juga ikut merubah cara kerja dari yang manual menuju cara baru yang lebih efektif,” katanya.

Pemateri dalam kegiatan sosialisasi ini adalah Inggrit J. Palang Ama, S.T, M.M, selaku Kepala Bagian Teknis Perpustakaan Unwira.

Dalam Pembawaan materinya, Inggrit menjelaskan kepada para peserta tentang cara mengunggah skripsi/tesis yang baik dan benar.

“bahwa ini menjadi angkatan pertama yang mengunggah skripsi/tesis secara mandiri. sehingga kegiatan sosialisasi ini diikuti dengan sangat antusias,” kata Inggrit.

Diakhir kegiatan, Inggrit mengharapkan semoga para mahasiswa tidak salah dalam proses pengunggahan. Inggrit jga mengharapkan agar apabila ada kebimbangan dalam proses pengunggahan, para mahasiwa bias bertanya lewat group WA/Telegram yang sudah disiapkan.

Moderator, Primus Lake yang memandu kegiatan itu mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah menanggapi undangan untuk mengikuti sosialisasi ini. besar harapan bahwa kegiatan ini memberikan pencerahan demi perkembangan Peprustakaan Unwira ke depan.

“akhir kata terima kasih banyak untuk semuanya, dan mohon maaf untuk segalanya. pergi bertamu membawa kartu, sampai jumpa dilain waktu,” tandas Primus Lake. (ye)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *