Video Calo Veteran, Yulius Bessin : Umur Veteran Belum Cukup, Ini Cara Saya Bermain

  • Whatsapp
Calo Veteran, Yulius Bessin
banner 468x60

Atambua, penanusantara.com – Video berdurasi 2 Menit 50 detik yang diduga merupakan salah satu Calo Veteran di Kabupaten Belu Yulius Bessin.

Dalam video yang diambil sekitar bulan Desember 2021 itu, Diduga Yulius mengungkapkan cara ia bermain atau merakayasa umur calon veteran.

Berdasarkan Video itu, Yulius menjelaskan kepada para orangtua atau calon veteran soal umur yang belum cukup atau memenuhui syarat sebagai veteran.

“Secara hukum kakak lukas belum cukup umur, tapi bagaimana cara saya bermain, kakak Lukas tidak tau. kita orang beragama ini, tangan kanan memberi tangan kiri orang tidak tahu. saya seminari dan ketua adat, bicara agama saya bukan dewa tapi saya punya Firman, di Amsal 3, 16, 17,” ujar Yulius dalam video itu.

Ditambahkan Yulius bahwa, Kenapa sampai saat ini ia belum mau berkumpul atau mengundang mereka karena ada regulasinya.

“Saya belum mau undang bapak mereka ke sini, dari Belu, Malaka ke sini,” jelasnya

Ia juga menyebut bahwa ia telah ke Kodim dan Dandim, diduga ia juga menyerahkan satu mobil kepada Kodim Belu seperti yang disampaikannya.

“Saya sudah telpon, saya kasih mobil satu ke Kodim itu hanya karena bapak-bapak mereka. dalam nama Yesus, Bapak Putera dan Rohkuds,” ujarnya.

Selain itu, dalam video Yulius mengaku memilki sebuah kapal.

“Tunggu minggu ini dana masuk dulu, karena kemarin baru habis di kapal semua, ini saya punya kapal baru bergerak dari Mataram ke Bali,” mengakunya.

Hal lain, dungkapkan Bessin, Ia membuka rekening di Bank NTT guna deposit uang sebanyak 350 Miliar.

“Nanti 350 miliar, saya deposit berapa, nanti usi mereka datang tidak lagi di sini, tapi saya di kilo 3 situ, toko UD Arena itu, saya di situ nanti, kemarin baru saya tawar 2,5 Miliar,” jelasnya.

Ia mengaku, ia adalah pengusaha, mereka gunakan ia sebagai Ketua Lembaga Adat untuk menghentikan laju mafianya Fanus Atok.

“Karena semua orang tidak bisa, harus ketua adat yang bisa kasih dia (Fanus Atok.red) berhenti,” akuinya lagi

Diketahui, Sebanyak 52 warga perbatasan RI-RDTL di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengaku ditipu oleh sosok bernama Yulius Besin, warga Kabupaten Belu.

Puluhan warga ini merasa diperdayai Yulius dengan dalih mau mengangkat warga tersebut menjadi anggota veteran.

Untuk membenarkan pernyataan Yulius Bessin soal menyerahkan 1 buah mobil ke Kodim Belu, Dandim 1605/Belu Lektkol Inf Wiji Untoro yang dikonfirmasi media ini, Jumat 11 Februari 2022 mengatakan bahwa hal itu tidak benar dan Pihaknya sudah melakukan penulusuran.

“Kami sudah telusuri bersama sama dengan Denintrl, Bin dan BAIS, oknum bernama Yulius melakukan perekrutan veteran pada tahun 2019,” ujarnya.

Ditambahkan Wiji bahwa kemudian Yulius mengenal anggota mereka di tahun 2021.

“Disinilah perkenalan dengan anggota bahkan dengan ada foto bersama anggota beserta mobil dinas ditunjukan Yulius setiap dia tanya atau ditagih para veteran tentang SK,” jelas Wiji.

“Jadi ketika Yulius melakukan pemungutan uang terhadap veteran tidak ada anggota TNI yang terlibat atau membackup nya,” sambungnya.

Sementara itu, Yulius Bessin yang disebut-sebut para korban sebagai orang yang diduga telah melakukan penipuan ketika dihubungi media ini, baik melalui telepon selulernya, Jumat, 11 Februari 2022 sore belum merespon. Begitupun pesan WhatsApp (WA) yang dikirim wartawan media ini ke ponsel Yulius pun tak ada balasan. (*pn)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *