Willy Lay : Pertanian dan Peternakan Sebagai Leading Sektor di Belu

  • Whatsapp
Bupati Belu, Willy Lay (kanan) saat tatap muka bersama masyarakat dan mahasiswa di hotel Maya

Kota Kupang, penanusantara.com- Masyarakat di kabupaten Belu merupakan masyarakat Agraris Yang di mana sekitar 70 % (persen) bertani dan beternak. Tetapi mulai beberapa tahun belakangan ini, mulai bergeser ke faktor jasa. Sehingga pertanian dan Peternakan menjadi 24 % (persen). Untuk itu kedepannya pihaknya tetap mendukung dan harus menjadikan sektor pertanian dan peternakan sebagai leading sektor di Kab Belu.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Kabupaten Belu Willy Lay saat dengar pendapat bersama para mahasiswa dan masyarakat kabupaten Belu di kota kupang, minggu (18/12) di hotel maya kupang.

Read More

Tentang kebijakan dan pembangunan di kabupaten Belu, Willy mengungkapkan bahwa dirinya telah menghimbau kepada seluruh masyarakat belu untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam pada saat musim hujan dan pihaknya juga terus memotivasi masyarakat untuk beternak. Namun dirinya menyangkan ada masyarakat yang sampai sekarang belum siapkan lahan secara baik untuk tanam.

Untuk itu Willy selalu menghimbau pada kepala desa, para penyuluh pertanian dan dinas terkait lainnya untuk memberikan himbauan dan motivasi pada masyarakat untuk memanfaatkan lahan pertanian yang ada.

Willy menambahkan, untuk tanaman padi dan ubi kayu sudah di budidaya secara baik. sedangkan pisang dan cabai belum di kembangkan secara baik dan masih tumbuh secara liar. padahal ini potensi yang sangat baik untuk dikembangkan.

 Selain tanaman tersebut ada juga tanaman yang lain yang perlu diperhatikan dan perlu dikembangkan yakni ubi ungu.

“karena ungu sangat laris laku di pasar. Stok Ubi ungu banyak diminati para pembeli di pasar. dari ubi ungu bisa di buat usaha kecil menengah. Karena ubi ungu bisa dikelola untuk membuat berbagai jenis makanan kuliner,” ujarnya. (Ng)

Komentar Anda?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *