Yesinia Irene Liyanto Komitmen Kembangkan Usaha Mikro Dengan Kaum Milenial di Malaka

  • Whatsapp
Yesenia Irene Liyanto
banner 468x60

Betun, penanusantara.com – Pegiat UMKM milenial Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Partai Golkar Yesenia Irene Liyanto berbagi pengalaman dengan kaum milenial di Kabupaten Malaka, Rabu 11/8/2021.

Dalam diskusi santai tersebut Yesenia Irene Liyanto yang kerap disapa Yesi Liyanto ini berkomitmen untuk bersama kaum milenial di Kabupaten Malaka untuk mengembangkan usaha mikro sekaligus mempromosikan agar dapat dikenal luas baik regional maupun secara nasional bahkan internasional.

Read More

banner 300250

Yesi menyebutkan potensi unggulan di Kabupaten Malaka cukup banyak namun belum dikenal luas oleh masyarakat banyak.

Sehingga dirinya berharap dengan berbekal pengalaman yang dimiliki diharapkan pelaku usaha mikro di Kabupaten Malaka oleh kaum milenial dapat dikenal luas.

Lebih lanjut, Yesi kepada para pelaku UMKM milenial di Kabupaten Malaka mengungkapkan dirinya baru pertama kalinya datang ke Kabupaten bungsu yang letaknya langsung berbatasan dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste dan Australia ini.

Selama ini dirinya mengetahui Kabupaten bungsu ini hanya dari literatur-literatur. “Ada potensi yang sangat luar biasa disini seperti keindahan alam pantai serta produk makanan-makanan lokal,”ungkap wanita lulusan Hult International Busines School San Fransisco USA ini.

Namun potensi ini hanya dalam lingkaran Malaka dan belum terekspos keluar untuk dikenali banyak orang. Sementara saat ini media online YouTube dan Facebook serta Instagram sangat tersedia.

“Saya termasuk pegiat UMKM yang selalu posting produk-produk lokal NTT keluar melalui media sosial yang tersedia. Saya tertarik sekali dengan banyak potensi yang ada di Malaka jika dikemas dengan baik, saya yakin akan dikenal luas,” katanya.

Dirinya meminta kaum milenial di Malaka untuk berbagi pengalaman dan kendala yang dihadapi agar dengan jejaring yang dia miliki ikut membantu mempromosikan.

“Saya perlu tahu berapa UMKM milenial dan jenis usaha apa yang dikembangkan. Saya kebetulan juga masuk di dalam KADIN ada rencana menyiapkan KADIN Mart di Kota Kupang. Ini jadi tempat menampung produk-produk yang dihasilkan dari Daerah dan dijadikan oleh-oleh khas NTT,” kata putri anggota DPD RI, Paul Liyanto ini.

Dirinya berjanji akan membantu memberikan pelatihan buat para kaum milenial di Malaka untuk bisa bergelut dalam dunia usaha UMKM dengan mengoptimalkan potensi lokal.

Sementara itu salah satu pelaku UMKM milenial di Kabupaten Malaka Tari mengatakan usaha yang digelutinya selama ini hanya bermodalkan nekat. Bahkan secara tertatih-tatih mampu untuk merekrut karyawan untuk bekerja pada usahanya itu.

Pemilik usaha Tongkrongan El Tari Caffe ini menyebutkan kelemahan selama ini yang dihadapi adalah untuk promosi keluar belum terlalu meyakinkan.

“Dengan menjual produk lokal seperti kopi dan makanan ringan walaupun tidak ramai orang datang setiap hari, namun ada pendapatan untuk hidup.

“Ada produk-produk unggulan yang saya selalu promosikan dengan pola saya gunakan dulu baru orang berminat dan ini sangat mempan menarik konsumen,” kata Tari. (*agb).

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *